HERE I AM chapter 2 (end)

Title:Here i am

Chapter:2/end

Pairing:Siwook

Genre:Friendship or romance?

Warning:Yaoi fanfiction.If you don’t like please don’t read.Tolong saling menghargai dan menghormati shipper apapun.Tolong jangan bash pair di sini.

0***************0

Hembusan angin menerbangkan rambut siwon yang tampak berlarian menuju seorang lelaki tua tak jauh dari tempatnya semula.Sepertinya beliau adalah tetangga ryeowook.Tapi tokh siapapun dia itu sama sekali tak penting buat siwon.Hanya ada satu tujuan di otaknya kini.

“Adjussi !” panggil siwon.”Izinkan aku meminjam sepedamu sebentar.Saya sangat membutuhkannya.Ini adalah dompet milik saya,adjussi pegang sebagai jaminan.” lanjutnya dengan segera.Tanpa memperdulikan apa-apa siwon langsung menyambar sepeda yang barusan di pakai adjussi itu.

“Yaaa..,anak mudaaaa!” Teriakan orang itu sama sekali tak di hiraukan siwon.Yang ada di pikirannya kini hanya bagaimana caranya agar bisa mengejar taksi yang telah membawa ryeowook pergi.Di kayuhnya sepeda itu dengan sekuat tenaga dan kemampuannya.Ada perasaan beruntung bahwa dia selama ini rajin berolah raga.Setidaknya di saat penting seperti ini,staminanya bisa di andalkan.

Senyum siwon mengembang ketika bola matanya melihat taksi yang meski tak di hafalnya semua angka plat-nya,tapi bebarapa angka cukup meyakinkan siwon kalau itulah taksi ryeowook.Nafas lega di hembuskannya,ternyata taksi itu berjalan tak terlalu cepat,bahkan cenderung pelan.Setidaknya siwon tak harus sampai menguras seluruh tenaganya.Hey,dia belum makan malam kan?

Tapi beberapa saat kemudian gerutuan mulai meluncur dari bibir siwon.Di liriknya jam tangan yang melingkar di tangan kirinya.Sudah nyaris setengah jam.Ryeowook mau ke mana sich sebenarnya.Siwon mulai lelah.

Siwon menghentikan sepedanya secara sembarangan dan melompat cepat.Pergi berlindung di balik dinding rumah orang ketika melihat taksi ryeowook berhenti.Berharap Ryeowook sama sekali tak mengetahui bahwa dia sedang di buntuti.

“Terima kasih ajussi.Jemput aku nanti, seperti biasa aku akan menghubungimu.” ucap ryeowook pada sang supir taksi seraya membungkukkan badannya.

Siwon melongokkan wajahnya.Memandang ryeowook yang pergi ke  sebuah tempat tak seberapa jauh.Ryeowook menuju  sebuah kursi panjang di bawah sebuah pohon,dan menjatuhkan badannya di sana.Menatap ponsel yang sejak tadi di pegangnya sebentar sebelum pada akhirnya mengacuhkannya.

Dengan perlahan sekaligus diam-diam siwon mulai mencari posisi yang lebih baik.Berusaha lebih mendekati di mana ryeowook sekarang berada.Kegelapan malam ternyata cukup membantunya meski tak bisa menolong sepenuhnya.

Siwon makin memandang ryeowook dengan lekat saat menyadari pandangan namja yang menurutnya sangat pendek itu tertuju pada sebuah tempat.Ah tidak,bukan sebuah tempat melainkan sebuah rumah.

Siwon ikut mengarahkan kedua matanya pada rumah yang menurut siwon sedang di pandangi ryeowook terus-terusan itu.Rumah yang tak terlalu besar menurutnya,tapi bagaimanapun bisa di pastikan bahwa pemiliknya adalah orang yang cukup mampu.

“Apa sich yang sedang di lihatnya?” gumam siwon tanpa sadar.Beruntung dia mengucapkan itu sangat pelan,coba kalau tidak?

Siwon menggaruk kepalanya kasar.Mencoba berfikir dan mereka-reka apa yang sedang di lakukan ryeowook saat ini.Hanya duduk manis di bawah sebuah pohon yang kalau menurut ilmu kesehatan sangatlah tak bagus,dan memandang ke arah rumah orang.Siwon kesal.Dia sudah sangat lelah mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi dan sekarang lelah karena harus berdiri terus-terusan.Spertinya dia memang hanya terlalu menghawatirkan ryeowook saja.

“Kenapa menangis?” ucap siwon lirih saat matanya melihat sebutir air mata meluncur di pipi ryeowook.Tak terlalu jelas memang,tapi siwon tahu itu.Sekali lagi siwon mengarahkan pandangannya pada objek tatapan ryeowook.Ada apa sich?tak ada yang harus di tangisi menurut siwon.Meski di sana,di lantai 2 dengan dinding kaca , secara samar siwon bisa melihat seorang wanita paruh baya duduk di depan laptopnya di temani seorang anak kecil.Tak ada yang aneh menurutnya.

Siwon masih menahan diri untuk tak keluar meski telinganya mulai terganggu dengan isakan pelan ryeowook.Kedua tangannya tergenggam erat menyalurkan seluruh emosi perasaannya.

“Eomma…aku di sini eomma.”

.

Deg…

.

Siwon terkejut ketika sebuah panggilan itu keluar dari bibir ryeowook.Apa itu eomma ryeowook?lantas kenapa dia di sini?kenapa tak menemuinya secara langsung?

Tapi tunggu…siwon mulai mengingat kejadian dua hari yang lalu saat ryeowook di temukannya sedang menangis.Dia memang tak tahu pasti,karena dia tak mendengar semua yang di katakan ryeowook.Tapi kata ‘eomma’,sangat jelas terdengar di telinganya.

“Aku…sangat merindukanmu eomma..” lirih ryeowook.

Siwon merenggut bajunya sendiri ketika rasa sakit menyelusup di sanubarinya.Hatinya seolah bisa ikut merasakan rasa sakit yang di rasakan ryeowook.Meski dia sendiri tak mengetahui apa yang membuat ryeowook seperti itu.

Siwon tak sanggup bersembunyi lagi saat melihat ryeowook menelungkupkan kepalanya  ke pahanya sendiri.Menyembunyikan tangis yang sepertinya tak bisa di tahannya lagi.Di rengkuhnya tubuh ryeowook dalam pelukannya.Kalaupun ini terlihat sangat lancang,siwon tak peduli.Tokh dari awal dia  sudah terlalu lancang pada ryeowook.

“Hyung..” ryeowook sangat terkejut ketika dia sekarang dalam dekapan siwon.Sosok seseorang yang di kenalnya nyaris baru 3 harian.

“Sudah ku katakan,menangislah di hadapanku.Jangan menangis sendirian.Apalagi di tempat seperti ini.” balas siwon.

“Ke..kenapa hyung bisa di sini?” tanya ryeowook dengan suara bergetar.

“Pertanyaan itu tak penting.Yang lebih penting adalah,kenapa kau di sini?sendirian,dan menangis seperti ini?”

Ryeowook tak menjawab.Lebih memilih menetralisir isak tangisnya terlebih dahulu.Membenamkan wajahnya pada bahu siwon yang memberikan ketenangan.Dan merasakan kehangatan yang perlahan mengalir pada tubuhnya.

Siwon juga tak memaksa.Di biarkannya ryeowook tenang terlebih dahulu sementara matanya terus mengamati sosok wanita di sana.Wanita yang mungkin saja adalah eomma ryeowook.

“Apa kau sudah lebih baik?” siwon bertanya tatkala secara perlahan ryeowook menjauhkan tubuhnya seraya mengusap sendiri bekas-bekas air matanya.

Ryeowook mengangguk lemah.

Tangan siwon bergerak menyentuh rambut-rambut poni ryeowook dan menatanya dengan jemarinya.

“Tidakkah kau mau cerita padaku?” siwon mengeluarkan kata-kata membujuk.Tak tahan dengan rasa penasaran yang mengerogoti pikirannya.

Ryeowook memandang siwon dengan tajam.

“Aku tahu,aku mungkin bukan orang yang kau percaya.Tapi sungguh…” siwon berhenti sejenak.”Aku ingin menjadi orang yang kau percaya,ingin bisa di sampingmu,dan…berusaha melindungimu.”

“Aku bukan orang yang lemah.” balas ryeowook ketus.

“Aku tahu.Aku juga tak menganggapmu begitu.Aku hanya berfikir kita adalah dua orang yang berbeda tapi bisa sepaham.Kelak aku pasti sangat membutuhkanmu,tapi sebelum itu izinkan aku membantumu.Kau lihat aku!aku sama sekali tak memiliki apapun,apa yang bisa ku lakukan untukmu selain mendengarkanmu.”

Ryeowook terdiam.Sepertinya dia sibuk berfikir.

“Aku janji,tak akan ada satupun yang akan tahu dari mulutku.Bahkan itu untuk seekor nyamukpun.Aku akan merahasiakannya jika kau meminta.” Ucap siwon seraya membentuk kedua jarinya seperti huruf V.

Ryeowook menghembuskan nafasnya yang terasa dingin menerpa siwon.Di rebahkan punggungnya pada belakang kursi dan memandang sosok-sosok yang sejak tadi menjadi perhatiannya.

“Dia..eommaku.” ryeowook akhirnya jujur.”Dan juga namdongsaengku.”

Siwon menganggukkan kepalanya.Sangat senang karena ryeowook mau juga untuk bicara.Di sentuhnya jemari ryeowook dan menggenggamnya.Seolah memberikan kekuatan.

“Lalu kenapa kau tak menemui mereka?”

Ryeowook tak segera menjawab.Terlihat jelas kalau dia mulai menahan lagi tangisan yang tadinya sudah berhenti,tapi sekarang akan keluar lagi.

“Aku bohong padamu.” balas ryeowook.

“Bohong kenapa?” desak siwon.Sepertinya dia mulai tak sabar.

“Aku…tinggal di rumahku bukan karena ingin mandiri.” ryeowook menggigit bibir bawahnya sendiri.Rasa sesak dan perih kembali menghujam hatinya.” Aku….di usir.”

Siwon terperanjat.Genggamannya pada tangan ryeowook makin kuat.

“Aku di usir oleh ommaku sendiri.” air mata itu tak bisa di tahannya lagi.Menetes begitu saja tanpa bisa di cegahnya.

Siwon terdiam.Mencoba membiarkannya kali ini.

“Aku tak tahu apapun itu…yang aku tahu,saat pulang dari sekolah …” ucapan ryeowook tersendat.Di hapusnya bulir-bulir airmatanya.Mencoba sekuat tenaga untuk tenang.”Eomma bilang…aku anak nakal,anak jahat.”

Siwon kembali merengkuh tubuh mungil ryeowook untuk ke dua kalinya dalam kurun waktu yang sama.Dia benar-benar tak tahan.Lebih memilih tak bisa memandang wajah ryeowook yang sangat pucat dan kalut.

“Eomma bilang…aku sudah meracuni dongsaengku.” ryeowook tetap melanjutkan ceritanya meski di iringi isakannya lagi.””Dongsaengku… nyaris merenggang nyawa karena meminum susu pagi yang ku buatkan untuknya…”

Walau siwon sangat terkejut,tapi dia tak berekspresi lebih.Dia memilih untuk percaya pada ryeowook.

“Tapi…aku tak melakukannya hyung…”

Siwon menepuk-nepuk punggung ryeowook.

“Aku tak tahu…aku bingung…aku sedih…aku terluka.”

“Kenapa eommamu bisa menuduhmu seperti itu?bagaimanapun kalian anaknya.”

“Dongsaengku…bukanlah dongsaeng kandungku.” aku ryeowook.”Appa…sudah meninggal,dan eomma menikah lagi dengan orang yang sebenarnya tak ku suka.”

Broken home.Hanya kata itu yang melintas di pikiran siwon saat ini.

“Mungkin karena itu eomma menuduhku.” lemah ryeowook.

“Tapi itu jelas bukan alasan tepat untuk menuduhmu,bahkan sampai mengusirmu.Kau anaknya.Bagaimanapun itu” geram siwon.

Ryeowook menggeleng-gelengkan kepalanya .

“Aku tak melakukannya hyung…aku juga sayang dongsaengku.”

“Hyung tahu itu.” ucap siwon.Di lepaskan pelukannya pada ryeowook dan memandangnya.”Apa setelah itu kalian tak pernah bertemu lagi?”

Ryeowook menggelengkan kepalanya lagi.”Eomma tak pernah mau bertemu denganku.”

Siwon menelan ludahnya kelu.Apa sebegitu berat hidup orang di hadapannya itu?

“Eomma bahkan tak sudi mendengarkan suaraku..”

Siwon tercekat.

“Eomma tak mau menganggapku lagi.” desis ryeowook.

Siwon kembali memandang orang yang di aku ryeowook sebagai eommanya.

“Setelah mengusirku, eomma tak peduli lagi padaku….” sekali lagi ryeowook mengusap air matanya.”Dalam kesendirianku aku bertahan dan hanya terus bertahan.Bertahan dalam kelaparan,bertahan dalam panas dan dingin,dan bertahan menghadapi kerasnya hidup seorang diri.Mempertahankan sekuat tenaga hidupku”

Siwon tak suka menangis.Itu sudah menjadi prinsipnya dari kecil,tapi kenapa saat ini dia ingin sekali melakukannya.Selama ini dia hidup berkecukupan bak pangeran.Yah,walaupun mirip seperti di drama-drama pada umumnya.Tumbuh jadi orang yang sering kesepian karena kesibukan orang tuanya.

“Apa eommamu sungguh-sungguh mengusirmu apa adanya?” tanya siwon prihatin.

“Seminggu…aku seperti gelandangan,tak memiliki tempat tinggal atau apapun.”

Luruh sudah pertahanan siwon.Biarkan dia menangis sekali ini saja.

“Berat hyung…aku nyaris saja mati saat itu.” desis ryeowook.

Siwon memalingkan wajahnya sambil mengusap matanya.

“Beruntung ,aku di temukan nenek pemilik rumah yang sekarang ku tinggali.” miris ryeowook.”Ini seperti cerita khayalan,tapi beliau adalah peri penyelamat untukku.”

“Lalu apa yang kau lakukan di sini?” tanya siwon lembut.Sungguh tak habis pikir.Kalau eomma ryeowook sudah berlaku kejam (menurutnya) seperti itu,kenapa ryeowook ada di sini.”

“Tetap saja…aku merindukannya hyung.” ucapan ryeowook terdengar sangat putus asa.”Aku tak bisa berhenti untuk merindukannya.”

“Lalu kau memilih mengamatinya dari kejauhan seperti ini?” siwon sedikit emosi.

“Tak ada yang bisa ku lakukan selain ini.Eomma benar-benar tak mau ku temui.Dan aku…benar-benar tak bisa menahan kerinduanku..”

Ya TUHAN…di dunia ternyata ada orang seperti ryeowook ternyata.Rela menembus dinginnya malam hanya untuk melihat orang yang di rindukannya dari jarak bermeter-meter.Orang yang sama sekali…?ah,siwon benar-benar tak habis pikir.

“Bukankah ini sebenarnya hanya menyiksa dirimu sendiri?” siwon bertanya dengan lembut.”Ku rasa jika kau melupakannya mungkin…”

“Aku tak bisa.” potong ryeowook cepat.”Aku tak sanggup.”

Siwon menarik nafas beratnya.Memandang secara detail pada sosok di sampingnya itu.Tubuh yang begitu kurus dan kecil.Di mana dia saat remaja lainnya sedang mengalami pertumbuhan badan,kenapa dia begitu pendek.Dan wajahnya yang menyiratkan beban membuatnya makin terlihat pias dan pucat.

Kedua bola mata ryeowook kembali terfokus pada sosok eommanya di sana.Memandang tingkah laku lucu dongsaengnya yg terkadang mengusili eommanya.Tak usah di katakan,dia terlalu sering merasakan hatinya hancur tatkala melihatnya.Tapi…dia memang tak punya daya lagi.Hanya merasakan kecemburuan yang begitu menyesakkan.Sebatas cemburu karena diapun menginginkan bisa berada di dekat eommanya sekarang.Menyentuh tangannya,mencium pipinya,berbicara dengannya,ataupun hanya sekedar melihatnya dari jarak dekatpun tak apalah.

.

.

Siwon menyentuh bahu ryeowook pelan.”Sepertinya eommamu sudah beranjak tidur.Apa kau belum ingin pulang?”

Ryeowook menolehkan kepalanya dengan malas.”Aku mengerti hyung.” desis ryeowook.

Siwon tersenyum dan sedikit membantu ryeowook untuk berdiri.Merasakan betapa dinginnya tubuh kecil itu.

“Kau biasanya pulang dengan apa?” tanya siwon.

“Adjussi yang akan menjemputku.” balas ryeowook seraya mengeluarkan ponselnya.

“Adjussi pemilik taksi yang membawamu kesini?” siwon berusaha memperjelas.

Ryeowook menganggukkan kepalanya.”Beliaulah yang selama ini mengantar jemputku.”

“Kalau begitu,sekarang kau ikut aku saja.Bilang padanya kau pulang denganku malam ini.” ucap siwon seraya menarik lengan ryeowook.Mentulikan telinganya dari protes ryeowook yang memintanya untuk pelan-pelan.Bagaimanapun,siwon terlalu bersemangat untuk menarik ryeowook dan itu membuat ryeowook seperti hanya seekor kucing dalam pikirannya.

“Kau tadi mengikutiku dengan ini?” heran ryeowook tatkala mereka sudah sampai di tempat di mana siwon mentelantarkan sepeda yang jelas-jelas bukan miliknya.

Siwon mengangguk dengan semangat.Merasa bangga mungkin.

“Terus kita pulang juga akan memakai ini?” ryeowook mengedipkan matanya berkali-kali.”Apa kau bisa memakai sepeda?”

“Kalau aku tidak bisa,tak mungkin aku berada di sini.” sunggut siwon.”Pria korea wajib bisa memakai sepeda.” lanjutnya sambil tersenyum dan mulai naik ke atas sepeda.

“Kenapa kau hanya bengong!ayo naik…” tegur siwon saat mendapati ryeowook yang masih menatapnya dengan pandangan ragu.

“Kau yakin?” tanya ryeowook memastikan.

“Apa yang sebenarnya kau ragukan.Cepatlah,ini sudah sangat malam.Aku lapar dan mengantuk.” jawab siwon dengan gusar.

Dengan hati-hati ryeowook menurut untuk mencoba naik di belakang siwon.Di renggutnya baju samping siwon untuk menjadikannya pegangan sambil melirik ban belakang yang cenderung mengempes.Bibirnya komat-kamit untuk berdoa.Paling tidak,dia sungguh berharap dia akan selamat sampai rumah.

“Kau siap?” tanya siwon sambil menoleh ke belakangnya.

“Emm..” balas ryeowook.

“Baiklah…kita pulaaanggg!” seru siwon dengan semangat sambil mengayuh sepedanya kuat-kuat.Melupakan bahwa ini sudah nyaris tengah malam dan tak seharusnya di berteriak-teriak seperti itu.

“Kecil-kecil begitu ternyata kau berat juga.” desis siwon.

Ryeowook memukul punggung siwon keras.”Kau sebenarnya bisa tidak sich?kenapa aku merasa tak aman?” balasnya.Bukan tanpa alasan memang,ryeowook merasa bahwa jalan  sepeda itu sama sekali tak benar,meliuk-liuk tak jelas.

Siwon tertawa lirih.”Aku biasa menaikinya seorang diri.Ternyata kalau berdua begini,aku kesulitan menyeimbangkannya.”

“Biarkan aku menyuruh adjussi untuk menjemput kita saja.Aku besok masih harus bekerja dan aku tak mau ada apa-apa denganku.”

“Tidak perlu.” bantah siwon seraya menolehkan kepalanya kebelakang.Dan….

#########

Siwon membuka pintu rumah mereka(?) secepatnya.Di papahnya ryeowook yang berjalan dengan kaki kiri di seret.

“Masih sakit?” tanya siwon cemas.

“Apa menurutmu sudah sembuh?” ketus ryeowook.Yang di cemaskannya beberapa saat yang lalu tokh terbukti.Dia pulang dengan membawa rasa sakit di sekujur tubuhnya karena terjatuh dari sepeda.Dan kakinya adalah salah satu bagian yang paling parah.Menyesal rasanya tadi menurut pada orang yang selalu merepotkannya itu.

“Duduklah dulu.Aku keluar sebentar mengembalikan sepeda itu.” ucap siwon sambil berlari meninggalkan ryeowook.

Mata ryeowook terpaku pada punggung siwon yang mulai menghilang.Perasaan kesal yang tadi begitu kuat mulai memudar perlahan.Siwon mengingatkan pada nenek yang telah menyelamatkan hidupnya.Nenek yang menemaninya selama ini,dan memberikan kasih sayang yang telah menghilang.Nenek yang telah membuatnya kesepian lagi karena tega meninggalkan dirinya.Pergi begitu saja tanpa mau mengajaknya ke hadapan TUHAN.

“Apa kau sedang melamun?” tegur siwon sesaat setelah dia kembali lagi di situ tanpa di sadari oleh ryeowook.

Ryeowook menggelengkan kepalanya.Berbohong.

Siwon juga tak ingin mempermasalahkannya.Di tundukkan badannya untuk memeriksa kaki ryeowook.”Sakit sekalikah?”

“Tak perlu kau pikirkan.Kau bilang kau lapar kan?makanlah,aku akan tidur sebentar lagi.” jawab ryeowook.

“Apa kau besok akan bekerja kalau seperti ini?” tanya siwon.

“Tentu saja.”

“Apa pulang malam lagi?” siwon bergerak perlahan untuk duduk di hadapan ryeowook.

“Kenapa kau begitu crewet?” tanya ryeowook kesal.Badannya sakit dan harus meladeni omongan tak penting seperti itu sungguh mengesalkan.

“Aku hanya berfikir,apa kau tak lelah?”

Ryeoowok membulatkan matanya.Pertanyaan apa lagi itu.Apa di dunia ini ada pekerjaan yang tak membuat lelah?bahkan koroptor pun ryeowook rasa tetap merasa lelah kan?

“Lebih baik kau berfikir apa akan selamanya kau kabur dari rumahmu?” sahut ryeowook.

Siwon menggelengkan kepalanya.” tentu saja tidak.”

“Lalu kapan kau akan pulang?” tanya ryeowook lirih.Lihatlah,semengesalkan apapun siwon,tapi tetap saja merasakan  keberadaannya yang baru dalam hitungan hari tetap membuatnya senang.Setidaknya orang itu bisa di ajaknya bicara dan mengurangi kesepiannya.Dan kata “pulang” itu terdengar tak enak di telinganya.Padahal kan dia sendiri yang mengucapkannya.

“Saat aku sudah bisa mandiri.” jawab siwon tegas.

Ryeowook mendadak tertawa begitu keras.Memegangi perutnya yang terasa sakit akibat tawanya sendiri.Mengabaikan tatapan heran sekaligus aneh dari siwon.Memilih tak menahan rasa geli yang menyebar di seluruh badannya.

“Kau tahu…itu akan sangaaattt lama siwon hyung.” sahut ryeowook ketika tawanya mulai agak berhenti.”Bisa-bisa kau tua duluan sebelum bisa mandiri.”

“Kenapa kau tak mendukungku malah meremehkanku seperti itu?” sunggut siwon.

“Aku hanya melihat realita.” senyum ryeowook.

“Realita yang ada di pikiranmu dan kenyataan yang sebenarnya adalah berbeda.” bantah siwon.”Lihat saja,aku akan membuktikannya padamu.”

Ryeowook mengangguk-anggukkan kepalanya sambil menepuk bahu siwon.” Aku akan menunggu saat itu semampuku.Tapi jangan salahkan aku,jika aku tak tahan untuk menunggu lama-lama.Setidaknya berfikirlah bagaimana supaya kau bisa tetap di sini tanpa merepotkanku.” ucap ryeowook sambil tak sedikitpun melepas senyum dari bibirnya.

“Kau percayakan saja semuanya padaku.Dan kelak aku tak akan membiarkanmu bekerja sampai malam lagi.”

“Kau begitu percaya diri siwon hyung.”

“Itu harus.Karena itu akan jadi tanggung jawabku di kemudian hari.”

Ryeowook memiringkan kepalanya meminta penjelasan lebih lanjut.Kebingungan karena tak mengerti maksud siwon.

“Mulai sekarang,saat kau merindukan eommamu ajaklah aku pergi denganmu.Berbagilah kesulitanmu denganku.Di sini aku ada untukmu.”

Ryeowook terdiam.

“Bersabarlah dan tetap tunggu aku.Jangan kemana-mana dan hanya di sisiku.Tunggu aku sampai saat dimana aku bisa mandiri dan kau bisa sepenuhnya mengandalkanku.Tunggu sampai aku berani pulang.Bersamamu…mengenalkanmu pada orang tuaku sebagai orang terpenting di dalam hidupku.Membawa pulang calon menantunya.” ucap siwon sambil membalas senyum meremehkan ryeowook tadi dengan senyum tulusnya.Di acak-acaknya rambut hitam ryeowook dengan lembut.Meyadarkan ryeowook.

FIN.

Note:Hahahaha…aku tahu ini GA JELAS BANGET.Tadinya mo ku jadikan 3shoot,tp ku urungkan.Aku sudah kangen dengan kyuwook#plak.Jadi ini berhenti sampai di sini saja yach.Peace…

Iklan

71 responses »

    • tunggu sebnetr… #balik lagi liat notice dgn seksama. kyaa…. apa itu udah tamat ja!huhu…
      aigoo, unnie…aku tw kau stress bt ff ini,kk…. #pukpuk ixxa unnie, tp aq blom baca cm nitip absen ja,haha… ntr deh bcanya… #sama gilany kyk yg bt ff, =p

  1. kkkkkkkk….. ngeles ajah neh eonni bisanya kangan sama KyuWook apanya? bilang ajah idenya mentok ampe situ #plak huaaaaaaaa q ga rela bang Wookj dipeluk sama bang kuda *serahin Wook ke Kyu* kkkk okeh ditunggu KyuWooknya eonn hohoho

  2. aaaaaaaaaa *scream* kurang 1 shoot, kurang, kurang, kurang,
    ini blm jelas, kpn siwon mw mandiri?
    Kpn mrk mw nikah? Undangan nya mana? Trus nenek penyelamat hidup ryeo meninggal karna apa? Umma nya menyesal ga tuh? Appa Ryeo meninggalkah?. Ortu nya siwon setuju ga ituh? *bawel*
    unnie pokok nya ini kurang, kurang, kurang *plak*

  3. q dtg unnie. . . #trun dri sepeda siwon
    huwee hikz. . trnyata begonoh, uri wookie kasihan, pi skrg kan ada siwon..
    Knp oemma.a wookppa gtu, bgitu kan wookie tetap anakmu #trbw emosi
    uljima oppa.. cup.. cup.. cup.. #muach… cium pipi wookppa

    Kok gantung gni unnie crita.a, bkin 1chap lgi donk un hehehe
    bwt oemma wookppa menyesal dan siwook hdup bhagia #plak.. Bnyk mau.a

    Akhir kata wassalamualaikum wr. Wb.
    *gonceng wookie pke sepeda, wonppa tgal aja
    #hrap maklum un gi stres krn krj’an, jd.a ngelantur sna sni =.=

    • aigooo,itu udah enakan di fin-kan d stu.klo nambah chap,yg ada nambah masalah lg,dan yg ada ga mungkin q buat 1ch,tp bnyak ch.hahahha…

      ngomong2,klo itu kata “gonceng” klo d t4q “bonceng”.kkk…

      smangat kerjanya saengie.hehe…

  4. ini udah the end onnie? Yaaaaaaaaah masih gantung kayak jemuran/plak *slapped
    tapi itu lho siwon care banget sama laki saya (?) x ______ x Hahaha
    So sweet banget kata-kata akhirnya kekeke
    Ditunggu ff onnie yang lainnya ya. Aku juga kangen KyuWoo x _ x

  5. Hihihihi
    So sweet !
    Mseki gaje juga sich eon, sejak kapan siwon jatuh cinta sama Wookie. Tapi, yaudahlah cinta datang tanpa ada yang menyadari (sok tua), kekeke

    Eon di tunggu ff kyuwook nya lho…..
    Bikin yang seru!

    Gomawo ^^

  6. .hemmm ngenaa bangett.nget.nget,…
    tp tetep siih lebii sreg lg kalo pairingnya kyuwook…!! 😉
    chingu bt ff kyuwook lg donk, sequelnya this is love jg gpp… 🙂

  7. Ya sih,guru Q prnah blang jgn brtduh d bwh phon pd mlm hr krn pd mlm hr phon bkal ngluarin CO2 bkn O2.hehe *plak! Abaikan
    ff’y bkin nangiz capcay eonni…hiks..wookieppa uljima ne da Q xo..*plak d tbok siwonppa:truz gw gmn eoh?*
    xo end’y ng’gntung sh eon? Th siwook lum b’1,lum lg s wookieppa lum ktmu ma eomma’y..
    Q jg kngen kyuwook..!!!

    • sbnernya enakan gantung gt saengie,kan jd mrip drama korea (bnyak gantungnya).kkkk…klo di perpanjang,malah ribet soalnya.kcian kyuwooknya klamaan#plak.hahahha…

  8. kok endingnya gantung gt onnie????
    lanjutin dong…
    satu chap lg loch…
    nanggung…
    jd gk asik khan alo gk lanjut…
    ayolah…. lanjutin yaa…

  9. kya oennie////. kieren amat ff nya…, kasian amat deh wookpa ku…, jadi kakakku aja, umma ku bersedia jadi ummamu.., wkwkwkw

      • Secara noonanya galak., dijamin menderita., hahah#plak.., hm oen., sebenernya aku bisa lanjutin ff mu ini., tpi bingung mau ngirimnya kemana entar.., hehehehe

  10. Assalammualaikum~ idihh tega amat eomma nya wook ada ya eomma kayak gitu, huh *kesel*
    bayangin siwon bonceng wookie, udah kayak ayah yg nganterin anaknya sekolah, pake jatuh segala lagi, hihi XD
    ng.. end ya? ._. eum.. iya sih ya onnie, kalo dilanjut pasti bakal ada konflik2 ber-ke-panjang-an lain, tapi tapi tapi aku rada penasaran, itu wookie nya nerima siwon? mau jadi menantu ortunya siwon? ._. kalo aku sih mau2 aja.. *lho?* #plak keke~ yah.. seperti bisa, hwaiting onnie~ ^^

    • waalaikum salam.hehe…

      #peluk ridha.ya itu,klo di tambah,ntar konflik bertambah pula.makin panjang jg ni ff.kkkk…

      ah,itu wook nolak.soalnya wook maunya ma aq#plak (abaikan).hahahaha…

  11. kyaaa…
    nie bneran dah end??
    bneran end??
    huweeee…
    pngen lbih pnjang eon..

    tpy, ea dahlh..
    trima jha..
    khan author nx dah bkin ssah pyah smpe puter” otak 100x..
    #untung kgak mter smua nx..#plaak

    bkin kyuwook lgy eon..
    dah kngen sm kyuwook nx..

  12. ixxa eonnie… ceritanya baguuuuusss… aku jarang tertarik sama pairing lain tapi yang satu ini bagus banget eon meski awalnya agak ragu buat baca hehe.
    eon buat fic kyuwook lagi dong. yang buanyak hihi
    oh iya, aku udah lihat selca kyuwook yang eon bilang d twitter “kayak ibu dan anak”. itu yang wook oppa pake kaos item dan kyu oppa pake baju emm.. aba abu(?) itu yah.. hehehe.
    ah eon.. selamat berkarya lagi. aku tunggu 😀

      • habisnya au bingung mau ngasih nama apa. pengen kedengeran sedikit misterius. hihihi
        wuah iya. disitu kyu oppa matanya bulat banget. kelihatan lebih lebar. wkwk

  13. Nanggung…!
    Wook kasiannya nasibmu, nak…*ikutPelukWookBarengSiwon*
    Baca cerita hidupnya Wook srasa baca dongeng upik abu…kkk
    Baiklah, q kan menunggu KyuWookmu berikutnya 😀

  14. Hahaha ..
    aku kira bakalan brothership doang, kok ujung2nya jadi calon menantu appanya siwon??
    lucu .. lucu .. #plak

    horee .. kyuwook lagi ..
    jangan lama2 yah oen ^^

  15. Yaaaaahhhh ceritanya gantung kaaa !!!
    *tapi aku tetap sukaaa

    mian ka klo komenku dikit biz na aku kurang bs komen-komenan klo suka aku bilang suka tanpa tw alasannya sukanya itu apa hehehe

    HWAITINGGGG !!!

  16. sebenarnya penasaran sih^^, tapi karena ryeoixxa maunya di akhiri saat ini juga…hehehe
    jado aq ngikt aja deh^^
    Sebenarnya gantung,tapi masa depannya itu bisa kelihatan dari kata2 wonnie oppa… dan agak penasaran sebenarnya sma umma wookie, apa benar ngelpain wookie gtu aja==”

  17. unni-unni-unni ingatkH padaku, ini email baru, biasanya id ku maycassieelf, ni jg ttp ada cassienya
    huweee 😥 merasa brslh sm ixxa-unni, udah bc ff ny tp gk bisa koment, akhirny unn, aku udh pny hp baru yg bisa buat koment2 beginian *kyaaa-malah-curhat, biasany pan aku pake akun wrdprss, ni pake email unni *gakadaygnanya…
    aku setia baca ff ixxa unn, mau siwook haewook kiwook kyuwook aku suka, kan ada wookienya :-*
    unnie- fighting, ku tunggu kry barumu!!!!

    • eonni malah ngakak ggulingan baca komenmu.hahhaahaha….iya,ga pa2,inget kok ma kmu.kkk…waduh,beli hp baru nich!beliin eonni jg dong#plak.kkk…

      gomawo bwt smua dukungannya.GO ryeowook#plak,ga nyambung.kkkk…

      • unni bisa aja hehehe, aku cuma pgn jd reader yg baik unn, dimanapun aku bc ff jd bisa komen…….
        nulis itu kan susahnya? aku aja mending baca dari pada bikin ff *mau-enaknya, salut deh ama ixxa-unni dan author-deul dimanapun berada, kalian membuat hidupku brwarna *lebey-amat…..
        kami-para reader hanya bisa bantu doa n semangat, azza azza hwaiting!!!!

  18. oh my good ceritanya eon keren sekali, lama aku nggak ke sini eh ternyata siwooknya udah habis yah sayang sekali,aku kira bakal di bikin sampe panjang hehe,keren banget ceritanya eon daebak,bikin yang bagus lagi ya eon hehe 😀

  19. jyah… udah seneng2 baca karena jarang ada ff SiWook couple, sekalinya ada ga selesai begini, hiks,hiks saya kecewa sama admin #curhat *LOL~

  20. eh, itu itu ending’a wonppa nglamar wookppa?? #nunjuksceneakhir
    koq aneh bgt c cara nglamar’a??
    trs wookppa jawab apa??
    ah, kenapa ga dilanjut??
    tapi aq liat ada season 2’a ya..
    tapi bukan di blog ini kan ya.. #readerbawel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s