This is love chapter 26

Title:This is love

Chapter:26

Pairing:Kyuwook

Rated:T

Genre:Romance,friendship

Warning:Yaoi fanfiction,if you don’t like please don’t read.For kyumin and yewook shipper sorry.

Summary:Hati-hati terhadap satu kata “sahabat”

0*************0

Senyum lembut menyapa pandangan ryeowook ketika dia menemukan ibunya yang sedang duduk di ruang tengah.Menunggunya sedari tadi.Tapi perasaan ryeowook tak dapat di bohongi,jelas ada yang salah dari senyuman itu.Ada yang berbeda dari tatapan kedua bola mata ibu yang telah melahirkannya itu.

Ryeowook sedikit merasa takut dan sedih.Entahlah,dia bingung mengekspresikan perasaannya saat ini.Uluran tangan ibunya untuk menyambutnya di terimanya dalam diam.Pelukan hangat yang di terimanya seolah mematahkan tulangnya yang merapuh.Ryeowook mengerling pada leeteuk yang telah menjatuhkan tubuhnya di sofa.Hanya diam melihat pertemuan ibu dan anak di depannya itu.

“Bagaimana kabarmu ryeowook-ah?”tanya Ny.kim seraya melepaskan pelukannya dan mengelus lembut pipi ryeoowok.

“Eomma kenapa kemari tanpa memberitahuku?kenapa tidak bersama appa?eomma kesini sama siapa?”bukannya menjwab,ryeowook malah balik bertanya.Bagaimanapun,jelas dia menghawatirkan ibunya yang ke sini tanpa ada sosok ayahnya yang menemani.

Lagi,ibu ryeowook menyunggingkan senyumnya.”Eomma naik taksi.”

“Harusnya eomma menelfonku agar aku saja yang menjemput.Atau aku kan juga bisa yang pulang,jangan eomma..”protes ryeowook.

“Eomma sangat merindukanmu dan takut mengganggumu.Jadi biar aku saja yang kemari.Tak pa-apa kok.Eomma baik-baik saja kan?”

“Tetap saja…”

“Sudahlah..”Ny.kim memotong ucapan ryeowook.”Apa kau sudah makan?”

Ryeowook menggeleng.Dia memang belum makan, malam ini.

“Kebetulan,eomma membawakan makanan buatmu dan juga teman-temanmu.”Ny kim mengambil bungkusan besar yang tadi hanya di letakkannya di atas meja dan menyerahkannya pada ryeowook.Leeteuk dengan sigap membatu ryeowook  membawa makanan-makanan itu ke ruang makan.

“Kau temani eommamu saja.Biar aku saja yang memanggil yang lainnya.”ujar leeteuk sambil menepuk bahu ryeowook yang hanya di balas dengan anggukan.Ryeowook sibuk mencari-cari mangkuk untuk menempatkan beberapa makanan itu di bantu oleh eommanya.

“Appa sehat eomma?”tanya ryeowook di sela-sela kesibukan tangannya.

“Emm…kau tenang saja.Kami berdua sangat sehat.”balas Ny.kim singkat.”Apa jadwalmu padat belakangan ini?”

Ryeowook mengangguk.”Emmm,kami masih  sibuk untuk persiapan album.”

Rasanya Ny.kim masih ingin menayakan sesuatu kalau saja teriakan eunhyuk tak membuatnya mengurungkan niatnya itu.Ryeowook tertawa kecil ketika eunhyuk terlihat sangat antusias.

“Ah,ahjumma tau saja kalau aku sedang kelaparan dan di dorm kekuarangan makanan.”celoteh eunhyuk yang langsung mendapatkan jitakan dari leeteuk.

“Sungmin hyung dari mana sich?”tanya ryeowook saat akhirnya dia bisa juga melihat hyung manisnya itu.

“Menemani hyukkie ngobrol.Ada apa memangnya?”

Ryeowook menggeleng.Pandangan matanya kini tertuju pada eommanya yang hanya menatap kyuhyun yang sedang menggeser kursi makan dalam diam.”Eomma…”ryeowook memberanikan diri untuk menegur.

“Emmm…”Ny.kim menoleh dalam keterkejutannya.

“Kenapa?”tanya ryeowook pelan.

Hanya gelengan kepala yang ryeowook terima dari eommanya.

“Ayo di makan.”Ny. kim mempersilahkan.

“Gomawo ahjumma…”eunhyuk berseru sambil buru-buru mengisi penuh mangkoknya.Leeteuk nyaris saja menggeplak kepalanya lagi kalau saja Ny. kim mencegahnya dengan senyuman.”Biarkan saja leeteuk-ssi.Tak apa-apa.”

Eunhyuk menjulurkan lidah tanda mengejek pada  hyung tertuanya itu.Lagi-lagi ryeowook merasakan tatapan eommanya menghujam ke arah kyuhyun.Di cobanya untuk tak menghiraukan,memilih ikut seperti yang lainnya untuk mengambil makanan.

“Eomma…”ryeowook menegur lagi.Setelah beberapa saat menyadari eommanya tak juga mengalihkan pandangannya.

“Kenapa?”kali ini jawaban eommanya membuat ryeowook yakin ada yang salah dengan eommanya itu.Dan ryeowook tak mampu menahan rasa terkejutnya saat dia mendapati mata eommanya memerah dan sedikit pucat.

“Eomma kenapa?”panik ryeowook.

Tak ada balasan.Ny.kim hanya memalingkan wajahnya menutupi keadaan dirinya sendiri.

Suasana mendadak senyap.Semua yang berada dalam lingkaran meja makan itu menghentikan kegiatannya masing-masing.Menatap eommanya ryeowook dengan cemas.

“Eomma…”ryeowook memutar tubuh Ny.kim ke arahnya.”Eomma kenapa?”

Gelengan kepala tak memperjelas semuanya ketika setetes airmata meluncur dari wanita yang telah berusia lebih dari 40 th itu.

“Ryeowook-ah,bawa eommamu ke kamar.Beliau mungkin butuh istirahat.”suara yesung menyadarkan leeteuk dari aksi diamnya sedari tadi.

“Iya ryeowook-ah..bawa Ny.kim ke kamarmu.”suruh leeteuk seraya berdiri berniat membantu Ny.kim yang mendadak makin terisak pelan.

“Tidak.Tidak perlu.Aku baik-baik saja.”elak Ny.kim lirih.”Kalian teruskan makannya saja,aku hanya terlalu merindukan ryeowookie saja.”

“Eomma…”

“Sudah.Tak apa-apa.”ucap Ny.kim menenangkan putra satu-satunya itu.Di remasnya jemari ryeowook sebagai tanda untuk meyakinkan.Beberapa saat kemudian dia beralih memperhatikan kyuhyun lagi.”Kenapa kau makan hanya sedikit sekali.Cobalah ini,ini enak sekali.”ucapnya sambil mengambilkan sebongkah daging dan di taruhnya ke dalam piring kyuhyun.

“Khamsahamnida ahjumma.Maaf merepotkan.”ujar kyuhyun dengan sangat tak enak hati.

“Kau harus makan banyak supaya tak sekurus itu.”

“Ahjumma,berat badan kyuhyun justru bertambah beberapa kilo belakangan ini.”serobot eunhyuk.Tak ayal,kali ini pukulan yesunglah yang mendarat di kepalanya.

“Ahhjumma yakin tak apa-apa?”tanya sungmin ketika mendapati eommanya ryeowook itu menatap kyuhyun dengan raut wajah yang terlalu sulit di artikan.

“Heemm..”

“Ryeowook-ah..bawa eommamu ke kamarmu.Cepat.”suruh leeteuk dengan penuh penekanan.Isyarat mata di layangkannya pada ryeowook,sayang ryeowook tak terlalu memahami itu.Tapi bagaimanapun juga ryeowook tetap mentaati perintah dari hyung tertuanya itu.

“Eomma,ayolah…”ajak ryeowook sambil berdiri dan berusaha menarik lengan eommanya.

Ny.kim mendongakkan kepalanya dan tanpa menjawab dia bersedia berdiri.Mengembalikan kursi makannya dalam keadaaan rapi dan mengikuti tarikan tangan anaknya itu.

.

Ryeowook menyuruh eommanya untuk duduk di atas tempat tidurnya sementara dia sendiri mengambil sebotol air minum.

“Ada apa eomma…kenapa menangis?”ryeowook bertanya dengan rasa khawatir yang besar menyusup dari hatinya.Di letakkannya botol air minum yang dia bawa,yang tadinya hendak di berikan pada eommanya itu di atas meja.Dia beringsut mendekati eommanya dan duduk di sampingnya.Di raihnya tangan eommanya dan di genggamnya erat.

“Apa ada masalah?tolong katakan padaku eomma.Kenapa eomma terus menangis…”desis ryeowook pelan.Salah satu tangannya mengusap pipi eommanya yang terus-terusan basah oleh tangis dalam diam.

Ny.kim tak menjawab.Hanya meraih kepala ryeowook dan membawanya tidur dalam pangkuannya.

“Apa kau begitu lelah belakangan ini?apa mau eomma pijat?”tanya Ny.kim.Dan tanpa menunggu persetujuan dari ryeowook,tangannya yang bergetar memijit-mijit pelan lengan ryeowook.

“Kau membatku sedih eomma…Ada apa?”ryeowook nyaris saja menangis.Dia sungguh tak tahan melihat eomma yang sangat dia sayang itu menangis tanpa sebab.Dan dia benar-benar merasa bersalah untuk itu.

Ny kim tak menjawab.Merundukkan kepalanya dan mencium pipi ryeowook.”Tidak ada apa-apa sayang.”

“Eomma bohong.Aku tak mau eomma bohongi,katakan padaku ada apa?”

Ny.kim menggelengkan kepalanya.Tangannya yang satu masih sibuk memijit lengan ryeowook dan tangan satunya lagi di pergunakannya untuk mengelus rambut ryeowook.

“Eomma hanya teringat…dulu kau begitu gemuk,tapi sekarang…kau begitu kurus.Berapa banyak hal yang kau lalui,berapa berat perjuanganmu untuk meraih mimpimu…”

“Eomma…”

“Sampai kapanpun eomma akan terus merasa bersalah padamu ryeowook-ah..Kami hanya memiliki seorang anak,tapi…kami bahkan tak mampu membantumu untuk menggapai mimpimu.”

“Eomma…”

“Kami tak mampu membiayaimu untuk bersekolah di tempat yang kau mau….Tak mampu membayar biaya kursus musikmu.Dan kau tak mengeluhkan itu.Kau terus berjuang sendirian…”

“Cukup eomma.”ryeowook bangkit dari tidurannya.Buru-buru menghapus air mata eommanya yang mengalir makin deras.

“Kau mati-matian agar bisa masuk ke SM,kau belajar bernyanyi dengan begitu keras padahal semuanya dalam serba keterbatasan.Kau menurunkan berat badanmu mati-matian.Bahkan kau tak mau makan…walau itu hanya sepotong daging.Kau membiasakan dirimu tinggal bersama orang-orang yang tak kau kenal sebelumnya,dan kau hanya bisa sering menangis diam-diam.Eomma sedih ketika mendengar suaramu serak di telfon tapi kau terus bicara dengan ceria…”

“Apa yang eomma pikirkan?berhenti mengatakan yang tidak-tidak eomma…”jerit ryeowook tak tahan.Bukan hanya tak tahan dengan keadaan eommanya yang sekarang tetapi cerita -cerita itu jelas-jelas mengingatkannya pada banyak hal yang sudah terlalu lama.Kenangan-kenangan yang begitu menyakitkan.

“Kau membohongiku dengan mengatakan kau baik-baik saja,padahal…kau sakit,kau cidera,kau lelah,kau tersakiti,kau menderita…..”Ny.kim terus berucap.”Dan aku tak bisa berbuat apa-apa untuk menolong ataupun sekedar membantu putra semata wayangku.Aku…bukan orang tua yang baik untukmu ryeowook-ah…”

“Siapa yang mengatakan itu pada eomma?eomma salah.Eomma adalah yang terbaik untukku.Eomma begitu meyayangiku.Eomma selalu mendukungku.Itu sudah lebih dari cukup eomma.”bentak ryeowook.Sedikit tak sabar dan merasa emosi tak jelas.

“Orang tua mana yang membiarkan anaknya bekerja begitu keras untuk kehidupannya.Kenapa kau harus mengalami nasib yang begitu sulit ryeowook-ah…kenapa kau harus memiliki orang tua seperti kami.Orang tua yang tak bisa membahagiakanmu…”

Ryeowook menubruk tubuh eommanya.Memeluknya erat.”Ku mohon eomma,jangan katakan apa-apa lagi.Kau yang seperti ini justru menyakitiku.Kau adalah segalanya untukku eomma.Aku begitu senang dan bangga memiliki kau dan appa dalam kehidupanku.Andai kehidupan kedua itu ada,aku tetap ingin terlahir di antara kalian berdua.Aku tak menginginkan tempat lain.Aku menyayangi kalian.”gumam ryeowook.

Tangis Ny.kim pecah dalam suara yang begitu menyayat dalam pendengaran ryeowook.Kenapa eommanya seperti ini?ada apa sebenarnya?..

“Terima kasih ryeowook-ah…”

Ryeowook makin tak mengerti.Sungguh tak mengerti.Di eratkan pelukannya pada orang yang nyaris selalu di rindukannya itu.Menyesap wangi tubuh yang beberapa waktu lamanya tak di hirupnya lagi.

“Tak peduli apa yang di katakan orang,kau harus selalu percaya…eomma ada di belakangmu.Eomma akan mendukungmu.Apapun itu…”ucapan Ny.kim berangsur tenang.

Ryeowook melepaskan pelukannya dan memandang eommanya.

“Teruslah berjalan menatap masa depanmu dan teruslah berbahagia.Biarkan orang lain mengatakan apa yang mereka inginkan,jangan pedulikan dan hanya percaya pada eomma.Eomma tak akan meninggalkanmu.Ya.”

“Jangan membuatku bingung eomma…Ada apa sebenarnya?tolong katakan padaku?”desak ryeowook.

Senyum terpedar dari bibir Ny.kim dengan lembut.Di elusnya lagi rambut ryeowook.”Pelan-pelan ryeowookie kecilku sudah tumbuh semakin dewasa.Ryeowookieku yang dulu sangat cengeng sekarang semakin jarang menangis,ryeowookieku  yang manis semakin tampan..Dan ryeowookieku makin bertambah kuat.”

“Haish…eomma!”rengek ryeowook.”Katakan ada apa?aku mohooon!”melas ryeowook.

Sejenak wajah Ny.kim sedikit tegang.Di tariknya tangan ryeowook agar semakin mendekat ke arahnya.”Memang ada yang terjadi  ryeowook-ah..”

Jantung ryeowook berdetak bertambah kencang.Dugaannya tak meleset,pasti ada sesuatu yang menyebabkan eommanya menjadi seperti ini.Tapi apa…?kenapa tatapan eommanya begitu menyakitinya.

“Lusa…ahra menemuiku.”kata itu terucap seiring helaan nafas berat Ny.kim..

Seolah ada petir yang menyambar di atas kepala ryeowook.Tubuhnya menegang seketika.Matanya nanar dan terasa sangat berat.Oh tidak…kenapa ini semua harus menjadi seperti ini.

“Ahra…noonanya…kyuhyunie…?”dengan terputus-putus akhirnya ryeowook berhasil mengucapkan pertanyaan itu.

Ny.kim mengangguk dan menundukkan kepalanya.

“Dia mengajakku makan dan…mengobrol banyak.”

“Apa…yang dia katakan?”ryeowook mencengkram tangannya sendiri.Perasaan yang begitu takut sekaligus emosi dan penasaran bercampur aduk di hatinya.

Ny.kim makin menundukkan kepalanya.”Dia…bercerita soalmu dan kyuhyunie…”

Jelas sudah sekarang.

“Eomma…aku mohon jangan percaya kata-katanya,eomma …aku tak seperti itu,aku…”ryeowook buru-buru berujar dengan panik.

“Dengarkan aku ryeowook-ah…”Ny.kim berusaha menenangkan.

“Tidak.Eommalah yang seharusnya mendengarkan aku…”

“Eomma menyayangimu ryeowook-ah…”

Ryeowook terdiam.Rasanya dia ingin sekali untuk pingsan.Setidaknya hanya untuk sekali ini saja.Dia tak tahan,dia ingin menghindar.

“Dia mengatakan kau dan kyuhyunie…”

“Eomma…”

“Dia memaki eomma.”

Ryeowook menelan ludahnya dengan sangat kelu.Dia tak bisa bertahan kini.Inilah yang paling di takutinya,dan ini sudah terjadi sekarang.Dia yang sekarang telah mengecewakan sekaligus menghancurkan eommanya.Dia jahat sekarang.

“Mianhae eomma…Tapi tolong percaya pada ryeowook eomma.”Ucap ryeowook nyais tak bersuara.Tertekan,hanya itu yang di rasakannya kini.Dan parahnya,dia sungguh tak tahu harus bagaimana.Bahkan ryeowook tak bisa berfikir apapun saat ini.

“Awalnya eomma merasa marah padamu ryeowook-ah…eomma tak pernah mendidikmu menjadi seorang gay.bahkan eomma sungguh tak pernah berfikir ke arah itu.”

Ryeowook menutup kedua telinganya.Tak sanggup lagi untuk mendengarnya.Sakit dan sakit,hanya itu yang di rasanya kini.

“Seseorang wanita muda mendatangiku dan menyalahkan anakku.Mengucapkan kata-kata yang tak pantas.”

“Eomma mianhae.”ryeowook menelusupkan kepalanya ke perut eommanya.Menurunkan bulir-bulir bening air matanya.Meminta maaf sebesar kuatnya hatinya sekarang.Menyadari meski tak akan ada ampunan untuknya.

“Sejujurnya eomma kecewa padamu ryeowook-ah.Tapi semakin lama semakin eomma pikiran,eomma tak berhak marah padamu ryeowook-ah…”

“Kalau eomma berhak menjadi orang tua yang tak berguna untukmu,lalu kenapa eomma harus memaksamu menjadi anak yang begitu baik?”

“Mianhae eomma,mianhae…”seolah tak mendengar apa yang di katakan eommanya,ryeowook tetap terisak dan terus mengucapkan kata maaf.

“Kau berhak mencintai siapapun itu asalkan kau bahagia,kalau kyuhyun bisa memberimu kebahagiaan yang tak bisa eomma berikan,kenapa tidak?…Setelah sekian lama kau menderita,apa tak boleh jika kau ingin merasakan bahagia?”

“Mianhae eomma…”sepertinya ryeowook benar-benar tak mendengar apa yang di katakan Ny.kim itu.Terlalu sibuk dengan sakit yang di rasanya,dan lebih sibuk lagi dengan air matanya yang terus-terusan mengalir.

“Kalau tak ada yang mendukung kalian,eomma ada di sini.Tak peduli seberapa salahnya itu.Kau adalah putraku.Kau tak perlu merasa sendirian.Ne?’

Dunia ryeowook seolah berputar-putar.Nyeri di hatinya dan sakit di kepalanya bertambah parah.Perlahan-lahan pandangannya mengabur dan semua seolah menjauh.Dia merasa yakin eommanya masih mengucapkan sesuatu,tapi sungguh dia kini tak mampu mendengarnya lagi.Tubuhnya terkulai lemas,msaih dalam pelukannya pada eommanya.Sepertinya TUHAN mengabulkan keinginannya.

“Ryeowook-ah…”panggil Ny.kim secara halus.Di belainya rambut ryeowook dengan penuh kasih sayang.

“Ryeowook-ah…”sekali lagi,nada panggilan itu keluar.Ny.kim lebih memperhatikan lagi putranya yang tak menyahutinya sekaligus tak menunjukkan respon apapun.

“Ryeowook-ah…”jerit Ny.kim histeris saat tau putranya itu dalam keadaan tak sadar diri.Di guncang-guncangnya tubuh ryeowook yang tersungkur dengan mudahnya ketika dia berdiri.”Ryeowook-ah…bangun!”jeritnya lagi.Merasa begitu cemas dan takut.

Beberapa saat kemudian sosok leeteuk memasuki kamar itu dengan cepat.Aneh memang,tapi sepertinya leeteuk memang berada tak jauh dari situ sejak tadi.Dengan cekatan walau tetap tak bisa menyembunyikan raut khawatirnya,leeteuk mengambil sebotol minyak angin dan membaringkan ryeowook dalam posisi sebaik mungkin.

“Tenanglah ahjumma…”ucap leeteuk lirih ketika tau Ny.kim yang begitu panik.Di dekatkannya minyak angin yang di bawanya ke hidung ryeowook.Berharap agar ryeowook bisa segera sadar.Tangan kirinya merogoh ponselnya.

“Kyuhyun-ah…cepat ke kamar ryeowook.Sekarang!’ujar leeteuk pelan dan singkat  namun terdengar sangat tegas.Di masukkannya lagi ponselnya ke dalam sakunya dan berkonsentrasi untuk membangunkan ryeowook.Di singkirkannya kain-kain yang terlihat mengganggu di sekeliling ryeowook.Sementara Ny.kim hanya bisa duduk di samping ryeowook sambil mengelus-elus pipinya.Derai air mata kini tampak lagi di wajahnya.

Beruntung,dengan perlahan ryeowook menunjukkan responnya.Membuka kedua matanya dengan sangat pelan dan lemah.Merasakan betapa sulitnya matanya untuk di buka dan kepalanya yang berdenyut dengan kuat.Bibirnya bergetar.

“Eomma…”panggil ryeowook lirih.Dengan cepat Ny.kim menciumi seluruh wajah ryeowook berulang-ulang.Mengekspresikan betapa senangnya dia melihat ryeowook telah sadar.

“Eomma di sini sayang.”balas Ny.kim seraya memberikan senyum lembutnya.Tangannya tak penah berhenti mengelus pipi ryeowook sedari tadi.

Beberapa saat kemudian,pintu kamar yang di tempati ryeowook terbuka.Menampakkan sesosok tubuh tinggi yang berjalan cepat menghampiri leeteuk.Sedikit melirik ke arah ryeowook yang terbaring.

“Kyuhyun-ah…”panggil leeteuk seraya berdiri dari posisi duduknya.Menepuk bahu kiri kyuhyun dan tersenyum.Tapi sungguh,pandangannya begitu tak mengenakkan dalam perasaan kyuhyun.

“Ada yang harus kalian semua bicarakan.Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut,itu kan sangat mengganggu.Aku akan keluar,berjaga dari semua hal buruk  yang bisa saja terjadi.”ujar leeteuk.

“Apa maksud teuk hyung?”tanya kyuhyun dengan heran.Sangat tak mengerti dengan yang di maksud oleh hyung tertuanya itu.

Leeteuk sama sekali tak menjawabnya.Hanya berjalan menuju pintu kamar dan menutupnya dari luar.Meninggalkan kyuhyun dengan segala kebingungannya.Tanpa sadar jemari kyuhyun dengan nakal mengacak-acak rambutnya sendiri.

“Kyuhyun-ah…”suara Ny.kim menyadarkan kyuhyun dari tingkah konyolnya untuk merusakkan tatanan rambutnya.Dia menoleh,dan tak mampu menghentikan pandangannya ketika membentur pada sosok ryeowook yang terlihat sangat lemah.

“Ahjumma…ryeowookie kenapa?”kyuhyun bertanya dengan cemas.Ryeowook jarang berada di kondisi seperti itu.

“Dia tadi pingsan.”jawab Ny.kim singkat.

Kyuhyun melotot tak percaya.Dengan sangat terburu-buru dia menghampiri ryeowook dan memegang kedua sisi tubuhnya.”Yaa…kau kenapa?kenapa bisa pingsan?apa kau telat makan?apa kau kecape’an?bagaimana sekarang?kita ke dokter saja ya?”berondong kyuhyun.Bener-benar sangat cemas.

Ryeowook buru-buru menggelengkan kepalanya seraya melirik ke arah eommanya.Seolah memberi isyarat kepada kyuhyun.Dan beruntung kyuhyun pun segera sadar bahwa di situ ada orang lain selain dirinya dan ryeowook.

“A..aku..”kyuhyun baru hendak mengucapkan sesuatu dan terpakasa berhenti ketika dia merasa sekujur tubuhnya terasa hangat sekaligus agak berat.Sesosok tubuh menempel padanya.Ny.kim memeluk kyuhyun,itulah yang terjadi sekarang.Dan kyuhyun dengan bodohnya hanya terdiam bahkan tak membalas pelukan yang di terimanya.Kyuhyun hanya sedikit mencondongkan tubuh tingginya untuk menyeimbangkan tinggi badan Ny.kim yang berbeda cukup jauh dengannya.

“Aku tahu…walau kau anak nakal,tapi sebenarnya kau adalah anak yang baik.”ucap Ny.kim seraya melepaskan pelukkannya sambil memandang kyuhyun.Senyum ragu tersngging di bibirnya.Sementara kyuhyun masih saja hanya terdiam.Masih belum menyadari apa yang telah terjadi.

“Aku percaya padamu.Kau bisa menjaga  uri ryeowook.Aku titipkan dia padamu.”sambung Ny.kim lagi yang makin membuat kyuhyun bingung.

“Eomma…”panggil ryeowook lirih.

“Apapun yang terjadi,jangan biarkan ryeowookie sendirian.Kalau kalian bisa berpegangan tangan satu sama lain,maka lakukanlah.Aku menyayangimu kyuhyun-ah…percayalah itu.”ucap Ny.kim.Mengabaikan panggilan putranya untuk sementara.Di raihnya tangn kyuhyun dan menepuk-nepuknya pelan.”Tolong jaga ryeowookie.Aku tak bisa selalu bersamanya,tapi kau…kau bisa melakukan itu.”

Kyuhyun tak bergeming.Kata-kata itu entah kenapa terdengar begitu…?entahlah…kyuhyun tak bisa mengungkapkan apa itu.

“Eomma pulang dulu ya sayang!kapan-kapan eomma datang lagi.”ucap Ny.kim yang sekarang sedang mencium pipi ryeowook bergantian kiri dan kanan.Ryeowook tak menjawab.Hanya masih terus memandang kepergian eommanya.

“Tolong rawat ryeowookie…”satu baris kata terakhir dari Ny.kim yang di tujukan pada kyuhyun sebelum tubuhnya banar-benar keluar dari kamar itu.

##############

Senyum tak henti-hentinya menghiasi wajah kyuhyun.Tangannya menggenggam erat tangan lain dari sesosok tubuh di sampingnya yang sebentar-bentar meliriknya heran.Seolah tak menghiraukan hawa dingin yang menusuk,dengan riang kyuhyun berjalan seraya melompat-lompat kecil.

“Yaaa…berhenti.Kau membuat tanganku sakit kalau kau bertingkah seperti itu.”tegur ryeowook dengan sedikit ketus.

“Aku sedang senang.”balas kyuhyun seraya cemberut.

“Aku tahu kalau kau sedang senang.Sangat tahu malah.Tapi kita ini mau kemana sich sebenarnya?”tanya ryeowook heran.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya sambil menyodorkan secarik kertas kecil pada ryeowook.

“Teuk hyung menyuruhku mengajakmu ke situ.”jawab kyuhyun ketika pandangan ryeowook seolah mempertanyakan apa yang di maksud oleh tulisan beserta gambar tak begitu jelas dari kertas kecil itu.

Ryeowook menyipitkan matanya,mencoba memahami apa yang di tuliskan oleh leeteuk.Menyesalkan kenapa dia tak memakai kaca matanya saja.Tulisan itu benar-benar…”

“Pabo…”gerutu ryeowook pelan.

“Eh…”

Ryeowook menggeplak lengan kyuhyun dengan keras.”Seharusnya kau tunjukkan ini dari tadi.Kita nyasar.Kau tahu itu.”

Kyuhyun memiringkan kepalanya dengan sangat bingung.Di lihatnya ryeowook yang melepaskan pegangan tangannya dan berjalan berbalik meninggalkan dirinya.

“Tunggu aku ryeowook-ah…!”seru kyuhyun dengan keras.Menyusulnya dengan sedikit berlari dan kembali menautkan jemarinya pada jemari ryeowook.

“Memangnya kau tahu tempat itu?”tanya kyuhyun.

Ryeowook menganggukkan kepalanya.”Kau memang cerdas,tapi kalau sudah berhubungan dengan jalan,kau payah…”

“Yaa…!”seru kyuhyun tak terima.”Itu salah teuk hyung saja.Dia memberi peta dengan tulisan jelek nya itu.”

“Kau memang pintar berkilah kyuhyunie.”sahut ryeowook ringan.”Tempat itu adalah tempat yang sering teuk hyung kunjungi dulu.Saat kami menjalani masa-masa teramat berat dan dia hanya bisa menangis sendiri.Saat di mana kami dongsaeng-dongsaengnya tak bisa membantunya dan dia terus-terusan mendapatkan tekanan.”

“Kapan itu?”

Ryeowook menoleh ke arah kyuhyun.”Saat kau belum bergabung dengan kami.”

Kyuhyun mengkerucutkan bibirnya seraya menganggukkan kepalanya mengerti.”Masih jauhkan dari sini?”

Ryeowook menghembuskan nafas kesalnya.”Kau salah jalan,seharusnya di belokan tadi ambil arah kiri bukannya kanan.”gerutunya.”Lagipula kenapa tak membawa mobil saja sich?kau mengajakku jalan kaki  seperti kita ini orang yang mempunyai waktu lebih dan tak bekerja sama sekali.”

Kyuhyun menggaruk belakang kepalanya.”Kan tidak terlalu jauh dari apartemen kita.”

“Tapi ini akan menyulitkan kita,andai saja ada elf yang tahu.Aku juga lelah kyuhyunie.Besok kita harus rekaman dan malamnya aku harus main drama musical”omel ryeowook.

“Jangan ingatkan aku pada dramamu itu.Aku tidak menyukainya.”sunggut kyuhyun.

“Kenapa?oh..ya,sekali saja!tidak bisakah kau menyempatkan dirimu untuk melihatnya.”

“Aku tidak akan datang!”balas kyuhyun ketus.

“Kenapa…?”tanya ryeowook dengan kecewa.Jelas saja,sekali-kali dia ingin melihat kyuhyun berada di bangku penonton untuk melihatnya.Memberikan suport padanya.

“Aku tidak suka melihatmu dekat-dekat dengan yeoja lawan mainmu itu.Oh,ya..apalagi dengan hyungsik itu.Mengingatnya saja sudah membuatku marah.”

Ryeowook menggeleng-gelengkan kepalanya heran.”Ck…tidak ada yang perlu kau khawatirkan.Tak ada adegan yang tak sepentasnya kau lihat.Kau terlalu posesif kyuhyunie.”

“Katakanlah aku seperti itu.Tapi yang jelas,aku tak akan datang!”

Ryeowook mendesah pasrah.Kyuhyun-nya memang sangat keras kepala.

“Satu lagi.Kau jangan terlalu dekat dengan si hyungsik itu.Aku tak suka!”

“Kenapa aku harus melakukannya.?”ryeowook sedikit meninggikan nada suaranya.”Dia anak yang sangat baik,manis,tampan,tinggi,perhatian,lucu…”

Kyuhyun kesal sekarang.Di gigitnya bahu ryeowook dengan sedikit keras.

“Aaawww…Yaaa…apa yang kau lakukan?”ryeowook meringis sambil mengusap-usap bahunya yang sakit.

“Biarin.Ku membuatku kesal.”balas kyuhyun cuek.

“Kau pikir kau tidak?sepertinya aku memang salah sudah jatuh cinta pada pria kekanakan,posesif,dan keras kepala sepertimu.Andai aku lebih dulu mengenal hyungsik,aku rela menukarmu dengannya.”omel ryeowook tak kalah kesal.

Kyuhyun memandang ryeowook dengan tajam dan penuh aura marah.”Aku membencimu.”desisnya pelan.

Ryeowook menyadari sesuatu.Sepertinya kyuhyun benar-benar marah padanya.Tatapan kyuhyun tak bisa di remehkan begitu saja.Tangan ryeowook mengelus pipi kyuhyun,berusaha sedikit menurunkan suhu amarah anak itu dan  lebih di dekatkan lagi tubuhnya.”Kau boleh membenciku,tapi yang pasti aku sangat menyayangimu kyuhyunie…”ucapnya lembut.

“Kau bohong.”ketus kyuhyun.

“Aku bisa membohongimu untuk banyak hal,tapi tidak untuk perasaanku.”ryeowook memilih untuk memeluk kyuhyun.Berharap dengan itu emosi kyuhyun bisa cepat mereda.

“Aku mencintaimu,sangat mencintaimu.Jadi tolong jangan pernah mengganti posisiku dengan orang lain.Kau bisa membunuhku.”ucap kyuhyun seraya balas memeluk ryeowook.

“Aku juga mencintaimu.Aku minta maaf,aku tak bermaksud mengatakan itu padamu tadi.Aku hanya kesal.”

“JADI INI SEMUA BENAR?”

Deg…Suara itu…?

Tbc…

Note:Kenapa selalu berakhir seperti itu?entahlah.Yang pasti karena sudah 3000 kata,ya sudah ku stop di situ.hehe..

Iklan

136 responses »

  1. Hoaa, akhr-y nemu ff kyuwook. Hehe, reader baru nih, salam knal.
    Kyaaa, keren ba9t crta-nya. Next chap di protect y? Mnta PW-nya dong. Plese, pnasaran ba9et ma chap depan-y. Author baik deh ^^

  2. Aku kyuwook shiper juga. Baru googling ahir2 ini. & aku menemukan fanfic ini. Mian, aku udah baca sampe sejauh ini & baru ikut koment sekarang. {baru bisa,soalnya} tp chapt selanjutnya kenapa di protect?? Izinkan aku ikut membaca nya. Boleh minta pasword nya donk

  3. kyaaaahhh baru nemu ff ini, baguuussssss
    mian reviewnya hanya di chapter ini, hehe malahan aku pgn riview di chapter terakhir sayangnya diproteksi T.T
    Kyuwook, hubungan mereka lucu, sebenernya aku pgn wook nyerah aja, bagaimanapun wook seperti merasa plg dsudutkan dg hub ini, apalagi ntar kalo semua member tahu hub mereka
    ihhh agak sebel ama ahra, pake ngadu2 ke umma wook kayak anak kecil
    dan hebatnya camerku *read:umma wook* terlalu bijaksana dan mengerti
    kerenn!!
    boleh minta pw nya chinguuu ???~~~

  4. Annyeong new reader ^^
    maaf sebelumnya udah lancang baca tapi komentarnya cuma di part ini, bener-bener deh saya ini ><

    setelah saya ngubek-ngubek rumah google ahjussi, dipertemukanlah saya dengan web ini ^^ ff kyuwook udah susah sekali dicari, gapapakan komenya disini?

    Hubungan mereka ini kaya nyeritain realita, ga segampang itu cinta terlarang bisa diterima apalagi di kawasan timur. masih belum umum rasanya.
    Rintangan mereka berat ya, saat kyu nyatain perasaain ke wook malah minta buat jauhan. saat wook ngaku dia juga ada rasa sama kyu, ada siwon sama henry yang jadi tembok saat itu kyu juga udah putusin buat jauhin wook. tapi akhirnya mereka bersatu meskipun tambah aja tantangannya, tapi kalo berdua lebih ringan kan? saat yang satu ga kuat yang satu bisa kasih kekuatan 🙂

    Oh ya uli 98er, aku harus panggil kamunya apa? ^^

    yang terakhir boleh minta password-nya kah? 😀

  5. Anyeong,reader baru di sini.
    Aku seneng ama cerita d ff ini,ceritanya bener2 kaya nyata. Aku ini Kyuwook shipper akut. Mian baru bisa riview di part ini,hehehehe~~^^. Aku minta PWnya dong buat chap2 selanjutnya. Gumawo~~^^. Aku line96 aku manggil kamu apa ya?

  6. Anyeong reader baru..
    Mian aku baru comment chap sekarang 🙂
    Critanya daebak kkk~~
    Kyu terus pertahan cintamu kkk~~
    Dan terakhir itu siapa??
    author ijinkan aku untuk membaca chap selanjutnya dengan memberi password padaku?? Gomawo 😀

  7. aish, permasalahan mereka ternyata masih banyak dan rumit ya??
    di chapter sebelum’a aq kira eomma wookppa bakal ga setuju juga, maka’a aq lngsung baca chapter slanjut’a aja, trnyata beliau menerima dg ikhlas toh wlaupun awal’a agak kecewa, ya ortu mana juga yg mau anak’a bgitu,,
    tapi khusus untuk dua orang itu aq tak keberatan.. #evilsmirkbarengkyuppa
    hehehehehe 😀
    btw minta pw untuk chapter2 slanjut’a donk..
    please,, #puppyeyesmodeon

  8. hi, aq readr br nih. crtnya debak, tp arra eonni knp jd kjm gtu ya, kan kshn kyu ma wooknya, huhuhu…..!!!!. oh ya chapter brktnya dprotc y, blh mnt pw y ??? gomawo, slm knl octha imnida, bangapsumnida.

  9. holla… 🙂 aku reader baru ini… wah ceritanya bagus banget ini, itu siapa itu eonn yang tau lagi tntang mreka ??? woaaa pnasaraaan… bagi PW ne eonn…. pweeeaasseee

  10. mian eonnie… baru review di sini… keasyikan seharian baca (mentang2 lagi libur) 😀
    sayangnya harus terhenti di sini, karena belum tau pw nya… hehe
    suka sama ceritanya eonn… jalan buat KyuWook terjal banget… uuu ayo perjuangkan cinta kalian… *menggebu2 Kyu melas banget, buat ngedapetin Wook susah banget tapi begitu udah dapet banyak yang menghalangi… hemmm
    semoga bisa segera menamatkan this is love ini…. sangat penasaran… apakah bisa happy ending KyuWook…

    Gomawo eonnie… Fighting 🙂

  11. widih udah hampir setaon dan aku baru ngebaca ff sekeren ini…. daebakkkkkk… jeball eon kasih tw pw nya ne?????…. sprakyu nih.. jebal jebal jeballll.

  12. Gak tau mau ngomong apa un, ini chapter bener2 menguras airmata.

    Gak nyangka eomma wookie punya pemikiran yang begitu luar biasa, menyayangi dan melindungi anaknya sampai akhir walau udah di kecewain.

    Itu siapa lagi un ? Kok ada2 aja lagi, hadehhh penasaran. Yang pasti, tetep hwating buat Kyuwook sama unnie author 😀

  13. Hallo, im silent readers. (Aku baru tau cara ngasih komentar soalnya) Hehehe
    Jujur, aku kurang suka FF yaoi. Tapi ini menurutku keren kok. Sedikit sulit ditebak. Dan karakter Kyu disini bener2 cowok nekad! Gemes lah pokoknya.
    Pokoknya aku minta password next part untill the end yah. :v ThanKYU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s