This is love chapter 14

Title:This is love

Chapter:14

Pairing:Kyuwook

Genre:Romance,friendship

Warning:Yaoi fanfiction.If you don’t like,please don’t read.For kyumin & yewook shipper sorry.

Sumarry:Hati-hati terhadap satu kata “Sahabat”

0***************0

Ryeowook membuka matanya dengan sangat terpaksa saat merasakan sesuatu yang tak enak terjadi pada dirinya.Sesak dan lelah seolah menguasai nafas dan tulang-tulangnya.Ryeowook mengerang perlahan ketika tangannya yang hendak di gerakkannya tapi tak bisa.Matanya terpaku ketika pada akhirnya dia menyadari semua penyebab itu.

“Kenapa…bisa…?”tanya ryeowook pada dirinya sendiri.Di cobanya untuk memulihkan seluruh memori otaknya dan mencari tau kenapa dia bisa tidur di atas tempat tidur.Di tolehkannya kepalanya menghadap kyuhyun yang masih tertidur pulas.Untuk kedua kalinya ryeowook mencoba menggerakkan tangannya untuk menyingkirkan lengan kyuhyun yang melingkari tubuhnya.

Ryeowook memutar matanya kesal.Hey,dia belum juga makan untuk menambah tenaganya tapi sudah harus kerja keras menggulingkan tubuh kyuhyun agar tak membelitnya lagi.Berhasil keluar dari kukungan lengan kyuhyun,ryeowook kemudian melemparkan kasar kaki kyuhyun yang menimpa tubuhnya.

Ryeowook memandang kyuhyun yang hanya menggeliat pelan,lalu kembali merapatkan tubuhnya pada ryeowook.Secepat kilat ryeowook menggeplak kepala kyuhyun yang selanjutnya sukses membuat kyuhyun terbangun sepenuhnya dari tidur ternyamannya dan balik memandang ryeowook dengan mata yang memerah.

“Kenapa sich,pagi-pagi sudah memukul kepala orang?sakit tahu….”gerutu kyuhyun tak jelas.Tangannya sibuk  mengelus kepalanya yang terasa agak sakit.Ryeowook tak menjawab,hanya memilih untuk menyingkirkan selimutnya.

“Kenapa aku bisa di sini?”ryeowook bertanya dengan tampangnya yang masih awut-awutan.Kyuhyun mengambil hpnya dan melihat jam yang tertera di sana.

“Aku baru tidur 2 jam.Ini masih sangat pagi dan kita masih punya waktu untuk tidur lagi.”kyuhyun balik tak merespon ucapan ryeowook.

“Aku tak ingin tidur lagi.Salahmu sendiri yang lebih memilih game bodohmu itu dari pada tidur.”balas ryeowook.

Kyuhyun menatap ryeowook dengan geram.Dengan cepat dia mengalungkan tangannya di leher ryeowook dan menimpakan kakinya ke kaki ryeowook.

“Yach…apa yang kau lakukan…”protes ryeowook.Tangannya memukul-mukul lengan kyuhyun ketika rasa sesak itu datang lagi.

“Kau tahu,kau itu sangat berisik.”kyuhyun makin menempelkan tubuhnya ke tubuh ryeowook.

“Kyuhyunie…lepas,aku sulit bernafas.Kau mencekikku.”

“Dari kemarin,memang inilah yang ku inginkan.Anggap saja sebagai hukuman.”balas kyuhyun santai.

Ryeowook menghujamkan tatapannya ke arah kyuhyun.”Hukuman kau bilang?memangnya aku salah apa?”

“Kesalahan terbesarmu adalah mengundang ahra noona ke sini”jawab kyuhyun sambil sedikit melonggarkan  tangannya.Tahu kalau ryeowook memang betul-betul membutuhkan udara lebih.

Ryeowook terdiam.Ingatannya kembali melayang tentang pembicaraannya dengan ahra kemarin.

“Ahh…aku kedinginan,dan kau sangat hangat.”ucapan kyuhyun menyadarkan ryeowook.Telunjuknya menahan kepala kyuhyun yang nyaris ingin lebih merapat lagi padanya.

“Berhenti atau aku akan berteriak minta tolong.Apa kau tak sadar,kau bisa saja membunuhku.”omel  ryeowook kesal.

“Ckckck…kau kan juga tak semudah itu untuk mati.”

Ryeowook menghirup nafas sebanyak-banyaknya,sebelum emosi yang lebih besar datang.

“Pagi-pagi kau sudah membuatku sangat jengkel.Lepaskan aku.”pinta ryeowook yang hanya di tanggapi kyuhyun dengan gelengan.

“Tidurlah lagi!”

Ryeowook mulai putus asa.Apalagi ketika tahu kyuhyun menutup matanya lagi.Entah atas dasar apa,jemari ryeowook dengan perlahan mengelus pipi kyuhyun.

“Kenapa lagi,kau membuatku tak bisa tidur .”sahut kyuhyun.Dengan enggan dia membuka matanya lagi dan mendapati ryeowook yang masih berkonsentrasi pada wajahnya.

“Jangan memandangiku terus.Aku sangat tahu kalau aku sangat tampan.”narsis kyuhyun yang di balas dengan cibiran oleh ryeowook.

“Kau tahu….?”ryeowook terus saja menyusuri pipi kyuhyun dengan tangannya.”Kau mulai jerawatan lagi.”

Kyuhyun mendengus kesal dan menghempaskan tangan ryeowook yang kini terkikik geli.

“Aku serius…lihat ada 2 jerawat yang mulai tumbuh.Fansmu bisa menangis kalau menyadari pangeran mereka jerawatan.”lanjut ryeowook sambil menahan tawa.

“Berhenti menertawakanku.”

“Tidak.Aku tidak sedang menertawakanmu,hanya sedang turut merasakan prihatin terhadapmu.”ryeowook tak mau kalah.

Tanpa ryeowook sadari,kyuhyun mendadak memutar tubuhnya dan menindihnya.Matanya menerkam mata ryeowook dengan jarak yang begitu dekat.Rasa takut langsung menyergap ryeowook.

“Kau…mau..apa..kyuhyunie?”ryeowook bertanya dengan gagap.Memori buruknya kembali berputar.

“Apa kau masih takut padaku?”kyuhyun bertanya dengan bodohnya.

“Pergi…pergi kyuhyunie..”gumam ryeowook lirih.Kyuhyun masih bertahan dengan posisinya.Tangannya terulur menyingkrkan helaian rambut poni ryeowook yang nyaris menutup mata ryeowook.

“Kenapa kau masih takut padaku?Aku tak mau kau takut padaku.”ujar kyuhyun.Di rendahkan tubuhnya dan di letakkan kepalanya di atas bahu ryeowook.Menyisipkan kedua tangannya di bawah tubuh ryeowook dan memeluknya erat.Tak sadar kalau itu hanya makin membuat ryeowook ketakutan.

“Aku tak mau kehilanganmu ryeowook-ah…aku tak mau di pisahkan denganmu.”ucap kyuhyun lagi.

Ryeowook meruntuki badannya yang hanya melemas tanpa daya.Otaknya tak sanggup berfikir lagi dan jantungnya berdetak kencang.Entahlah,mungkin karena terlampau takut.

“Aku mohon.Jangan takut padaku,dan jangan pula tinggalkan aku.”

Ucapan kyuhyun benar-benar membuat ryeowook tak sabar ingin melepaskan diri.

“Apa yang kau katakan?aku tak akan  takut padamu kalau kau tak seperti ini.”

Kyuhyun mendongakkan wajahnya dan berguling perlahan ke sisi ryeowook membuat ryeowook menarik nafas lega.Di raihnya selimut untuk menyembunyikan tangannya yang meremas dada kirinya.

“A…apa maksudmu?kapan aku bilang aku akan meninggalkanmu?keinginan terbesarku adalah bersama dengan super junior seumur hidup.Jadi itu adalah hal yang mustahil”ryeowook tak tahan untuk tak bertanya meski masih di landa rasa takut.

Kyuhyun tersenyum mendengarnya.”Saat kau seperti tadi,bayangan kepergianmu meninggalkan aku, terlihat sangat jelas.”

“Maka dari itu,jangan lakukan itu lagi.”

Kyuhyun mengangguk.”Hanya saja terkadang tubuhku bergerak sendiri tanpa aku perintah.”

“Itu karena kau sangat usil dan senang saat melihat orang lain susah.”sindir ryeowook.

Kyuhyun tak membalas,hanya menjelajahi wajah ryeowook dengan mata dan pikirannya.Berusaha menyingkirkan pikiran-pikiran yang ia tahu sangat buruk yang bersarang di otaknya.Mengutuki ryeowook yang dengan mudahnya mengatakan itu,tak tahu kalau kyuhyun sangat tidak suka itu.Suasana mendadak hening.

“Kalian sudah bangun dongsaeng-dongsaengku yang manis!”suara seseorang yang menyeruak begitu saja mengagetkan kyuhyun dan ryeowook bersamaan.Tanpa sadar ryeowook bergerak dengan cepat tanpa memperhitungkan dia di mana.

“Awww…sakit!”keluh ryeowook sedetik setelah badannya terjatuh dari tempat tidur.

“Sungmin hyung kau kelewatan”dengan cepat kyuhyun ikut melompat dan membantu ryeowook berdiri.Memastikan bahwa namja mungil itu baik-baik saja.

“Memangnya aku kenapa?”tanya sungmin dengan inocent.

Kyuhyun mendengus.”Kenapa hyung bisa masuk ke sini?”

Sungmin menunjukkan segerombolan kunci di tangannya sebagai jawaban.”Aku memintanya pada manager hyung.”

Ryeowook terkikik geli.Sudah merasa baikan,karena memang tak sakit-sakit amat.”Seperti yesung hyung saja.”

“Lalu untuk apa hyung kemari?”lagi-lagi kyuhyun bertanya dengan intonasi yang datar.

Sungmin mengkerucutkan bibirnya dan mengarahkannya pada ryeowook.”Kau di cari”

“Siapa?”heran ryeowook.

“Memangnya kau punya janji dengan siapa?”sungmmin balik bertanya.

Sejenak ryeowook berfikir dan menepuk jidatnya keras.”Omo…aku lupa!”serunya histeris.Di sambarnya handuk dan bergegas ke arah lemari mencari baju ganti.Dalam hitungan menit tubuhnya telah hilang ke kamar mandi.

“Memangnya siapa sich hyung?”tanya kyuhyun pada sungmin yang mulai beranjak pergi.

“Aku lupa namanya.Tapi,kalau tak salah dia salah satu staf kita.Katanya mereka akan jalan-jalan.”balas sungmin dengan cuek tanpa perlu repot-repot membalikkan wajahnya untuk menghadap kyuhyun.

Kyuhyun mengerang dan dengan gusar menunggu ryeowook keluar dari kamar mandi.Beruntung,hanya sekitar sepuluh menit ryeowook telah memunculkan batang hidungnya lagi.

“Kau mandi cepat sekali?’heran kyuhyun.

“Aku buru-buru.”balas ryeowook seraya menyisir rambutnya di hadapan cermin.

“Kau mau ke mana sich?aku ikut ya!”

Ryeowook mendelik.”Tidak boleh.Kau tidurlah lagi saja.Lagipula aku juga cuma sebentar.Paling tak sampai 1 jam”

“Aku sudah tak bisa tidur”sahut kyuhyun ketus.

“Kalau begitu pergilah ke kamarmu sendiri dan temani noonamu.”selesai mengucapkan kata-kata itu ryeowook tertegun.Entah kenapa menyebutkan noona kyuhyun,ada selintas hal yang nyangkut di kepalanya.

“Kyuhyun-ah…berikan ponselmu.”ryeowook mengulurkan tangannya.

“Untuk apa?”tanya kyuhyun dengan heran.

“Ponselku batrainya habis,aku pinjam punyamu sebentar.”

“Kau punya hap lebih dari satu kan?”protes kyuhyun.

“Kau ini pelit banget sich.Cuma pinjam sebentar.”ryeowook masih ngotot.Dengan kesal kyuhyun meraih hpnya dan menyerahkan pada ryeowook.

“Berapa angka paswordnya?”tanya ryeowook ketika tahu hp kyuhyun tak bisa di bukanya.Kyuhyun menyambar hpnya itu dan mengotak-atiknya sebentar untuk kemudian di serahkan lagi pada ryeowook.

“Jangan lama-lama!”seru kyuhyun ketika ryeowook mulai menghubungi seseorang.

“Oh,aneyeong.”ucap ryeowook ketika mulai tersambung.

“Tidak.Tidak ada apa-apa,kyuhyun hanya ingin bicara padamu.”mendadak ryeowook menyerahkan panggilan itu pada kyuhyun.

Kyuhyun tak mengerti dan hanya menerimanya.Matanya melotot ketika tahu suara siapa di ujung sana.Sementara ryeowook hanya tersenyum dan mengacak-acak rambut kyuhyun yang jujur saja sudah sangat berantakan.Dengan perlahan ryeowook meninggalkan kyuhyun yang masih sibuk merangkai kata-kata.

Ryeowook menutup pintu kamarnya dengan pelan.Untuk yang terakhir kalinya ryeowook memutar tubuhnya dan melihat kyuhyun yang sedang tertawa dengan seseorang di ujung telfon sana.Di tariknya nafas panjang.”Baru sebentar saja mereka sudah bisa tertawa-tawa.”lirihnya dengan lemah.Rasa sakit menjalar secara tiba-tiba di dadanya.Degan perlahan di pukulnya dadanya,bermaksud mengurangi rasa sakit.Merasa tak juga baikan ryeowook memukul-mukul dengan agak keras sebelum menyadari sebuah tangan halus menghentikannya.

“Noona…”

“Kau kenapa?”tanya ahra dengan heran.Di lepasnya tangan ryeowook yang tadi di genggamnya dan menatap ryeowook dengan penuh selidik.

Ryeowook memaksakan sebuah senyuman.”Tidak,hanya merasa pegal di seluruh badanku.Jadi ku pukul-pukul saja.Lumayan,sekarang sedikit berkurang.”bohong ryeowook.Tangannya kini di gunakan untuk memukul-mukul lengannya untuk meyakinkan ceritanya.

Ahra mengangguk mengerti walau masih sangsi.Tapi,tak ada gunanya juga dia berlama-lama dengan ryeowook.Tujuannya ke sini adalah untuk menemui kyuhyun.”Kalian memang seharusnya lebih banyak istirahat.Oh ya,kyuhyunie bangun belum?”

“Emm…,tapi kalau noona berniat menemuinya sebaiknya jangan sekarang”

“Kenapa?”tangan ahra yang nyaris saja menyentuh gagang pintu terhenti begitu saja.

“Dia baru menerima telfon dari victoria”balas ryeowook dengan senyum ceria yang palsu.”Aku melakukan apa yang noona katakan”

Senyum ahra mengembang dengan lebar.Di cubitnya kedua pipi ryeowook dengan keras.Memaksakan untuk sedikit berjinjit karena tinggi badan ryeowook.”Kau memang yang terbaik.Kau bahkan sudah bergerak cepat padahal aku belum melakukan apa-apa”

Ryeowook mengusap pipinya yang terasa sakit.”Sebenarnya aku tak tahu apa alasan noona untuk…”

“Hanya menginginkan kyuhyun mendapat yang terbaik dan bisa bahagia.Mejadi idola dan tak berpacaran hanya untuk menyenangkan fans,aku rasa itu tak begitu adil untuknya.Dia masih muda dan berhak merasakan masa mudanya.”potong ahra yang mengerti maksud ryeowook.

“Tapi kenapa tak membiarkan kyuhyun sendiri…”

“Hanya mengharapkan supaya kyuhyun tak salah pilih.”lagi-lagi ahra memotong ucapan ryeowook dengan mata yang menerawang jauh.Di tepuknya bahu ryeowook pelan dan tersenyum.

“Kau juga,carilah seorang wanita untukmu.”sambung ahra lagi.

Ryeowook hanya tersenyum.”Aku ada janji.aku pergi dulu.”secepat yang dia bisa,dia harus mengelak.

#########

Siwon sibuk menarik-narik rambut ikal kyuhyun dengan zhoumi yang juga mengikuti kelakuannya.Bukan untuk bermaksud menyakiti kyuhyun,hanya saja mereka berdua tak tahu harus melakukan apa dan pada akhirnya menjadikan rambut kyuhyun sebagai pelampiasan untuk bahan mainan mereka.

Berbeda dengan mereka,eunhyuk dan donghae masih terlalu sibuk dengan dunia mereka sendiri.Terus-terusan menari tanpa merasa lelah,padahal yang melihatnya saja sudah merasa sangat lelah.

“Hyungggg…berhentilah,aku malas melihat kalian dari tadi jungkir balik terus-terusan.Pusing tahu…”omel henry yang sedang tergeletak di lantai dingin ruang latihan mereka.Di sampingnya juga ada sungmin dan ryeowook yang sedang memperdebatkan sesuatu yang abstrak.Tubuh keduanya bersimpuh keringat dan ikut tiduran seperti henry.

“Yaa…kalian saja yang pemalas.”

“Kita lelah eunhyukie.”sungmin membela diri.

Tak beberama lama kemudian ocehan keduanya terdengar begitu berisik.Sungmin yang biasanya seorang pendiam,entah kenapa saat itu begitu bernafsu untuk melayani segala perkataan eunhyuk.Apalagi donghae mulai bersengkongkol dengan eunhyuk untuk memojokkannya.Makin ributlah suasana di tempat itu.

“Aww…sakit hyung…!”teriak kyuhyun dengan nada yang menyedihkan membuat seisi ruangan itu menatap ke arahnya.Zhoumi menutup mulutnya agar tawa yang di tahannya tak keluar,sementara siwon membuat tanda v dengan kedua jarinya ke arah kyuhyun yang menatapnya marah.

“Maaf kyuhyunie,aku tak sengaja”ujar siwon sebelum kyuhyun sempat memakinya.”Lagipula kau dari tadi hanya diam terus sich.”

“Kalau aku diam,bukan berarti hyung bisa mencabut asal-asalan rambutku dong!”

“Iya,aku salah.Aku minta maaf lagi ya…”rayu siwon dengan senyum tulusnya.Zhoumi ikut membantu menenangkan kyuhyun dengan cara menggosok-gosok sisi lengannya.

Sungmin yang dari tadi cuma melihat mereka,dengan malas akhirnya menghampiri dan berdiri di depan kyuhyun.Memastikan bahwa roomatenya di korea itu baik-baik saja.

“Kau sebenarnya kenapa lagi sich?benar kata siwonie,dari tadi kau diam terus.Latihan juga tak terlalu kosentrasi.Dan sejak kapan kau diam saja jika rambutmu di uyel-uyel(?) sama mereka?”tanya sungmin yang secara tak langsung menunjuk siwon dan zhoumi.”Apa kau masih merasa sedih karena noonamu sudah pergi?”

Kyuhyun mengangguk pelan”Memang seperti itu kebenarannya.Aku masih sangat merindukannya,tapi alasan terbesarku bukan itu.Aku capek hyung.”adu kyuhyun.

Sungmin menarik nafas.Sebetulnya dia ingin menyuruh kyuhyun untuk istirahat,tapi sayang jadwal mereka tak mengizinkan.

“Kalau begitu kau duduk saja,tak usah latihan lagi.Masih ada sisa waktu satu jam sebelum kita harus pergi.”

Siwon yang mendengarnya mendadak langsung mendekati sungmin dan merangkul tangannya.”Aku juga capek hyung…aku tak latihan juga ya.”pinta nya pada sungmin yang langsung di beri pukulan di perutnya.Niat sungmin sich ingin memukul kepalanya,hanya saja dia agak kesulitan,jadi perut siwonlah yang jadi korbannya.

“Hyung keterlaluan.”rintih siwon.

Sementara itu kyuhyun mulai mengambil langkah untuk duduk di sudut ruangan,supaya tak mengganggu.Matanya di arahkan ke arah ryeowook dan henry yang dari tadi ngobrol sendiri tanpa mengacuhkannya.

“Oh…lihatlah,mentang-mentang sekarang yang jadi magnaenya adalah henry,aku tak di pedulikannya lagi.”rancau kyuhyun sendirian.”Alasan terbesar kenapa aku suka kesal sendiri pada henry.”

Otak di kepala kyuhyun memproses dengan cepat ketika melihat henry mulai berguling-guling di lantai yang kemudian di tiru ryeowook.Tawa mereka pun pecah.Entah apa yang menyenangkan dari kegiatan itu,tiba-tiba saja sungmin pun ikut bergabung dengan keduanya.Merasakan sensasi dinginnya lantai dengan tubuh yang agak berkeringat.Tapi itu semua justru membuat kyuhyun tak suka.

“Henry-ah,bisa kau ambilkan minuman untukku?”mendadak suara kyuhyun membuat seluruh mata memandang ke arahnya.

“Aku haus,tapi aku tak mau air putih.Aku mau jus.”sambung kyuhyun lagi.

Sungmin memicingkan matanya.Sejak kapan pula kyuhyun suka minum jus?

“Biar aku carikan untukmu kyuhyunie.”ujar sungmin.

“Kau latihan saja hyung,aku kan minta tolong pada henry.”cegah kyuhyun dengan segera.

Henry memajukan bibirnya yang berarti tak begitu mau.Tapi tetap saja dia dengan amat sangat terpaksa bangkit berdiri.”Baiklah,biar aku saja.”

Ryeowook memandang kepergian henry dengan tak rela.Baru juga dia merasa sangat senang,mendadak moodnya di hancurkan lagi.Hey…tidak hanya kyuhyun kan yang merasa capek.Di pandangnya kyuhyun yang ternyata juga sedang memandangnya.

“Kau baik-baik saja?”tanya ryeowook yang kini telah berada di sisi kyuhyun,untuk kemudian ikut duduk di sampingnya.

“Aku malas bicara denganmu.”sahut kyuhyun ketus.Ryeowook menolehkan kepalanya kaget.

“Kenapa?”

“Aku membencimu!”

Ryeowook menghela nafas dan tersenyum getir.”Kau terlalu sering mengucapkan itu.”

“Seharusnya aku malah lebih sering lagi mengucapkannya.”dengan santai kyuhyun mengucapkan itu.

“Baiklah,katakan apa saja sesukamu.Kalau itu akan membuatmu merasa lebih baik.”balas ryeowook tak kalah santai.Tapi,kalau di dengarkan dengan lebih jelas lagi,nada kesal terpatri kuat di kata-katanya itu.

Kyuhyun tak mengatakan apapun kemudian.Hanya melihat dengan nanar henry yang telah datang.Di tangannya ada berbagai jenis minuman yang di bawanya dengan sebuah kantung plastik.Senyum ryeowook mengembang dan menerima dengan senang hati sekaleng minuman yang di sodorkan henry padanya.

“Gomawo henry-ah.”ucap ryeowook seraya menyandarkan tubuhnya ke dinding.Melihat ke arah kyuhyun yang agak ngeri menerima minuman yang tadi di mintanya.

“Kau serius mau meminumnya?”tak tahan ryeowook untuk tak bertanya.

Kyuhyun yang dari tadi hanya menatapi minumannya tersentak dan mengangguk dengan cepat.Tersadar pada kelakuan konyolnya.Jelas saja,bagaimana nama jus keluar dengan mudahnya dari bibirnya sementara dia tak menyukai minuman itu.Entah apa yang di fikirkannya tadi.

“Kalau begitu minumlah!”

Tak ingin membuat kekonyolan lagi,kyuhyun membuka minumannya itu dan meneguknya sedikit.Sungguh,dia sangat heran kenapa ada banyak orang yang menyukai  minuman itu sementara rasanya itu menurutnya tak enak sama sekali.Manis.

Ryeowook menahan tawa melihatnya,sementara itu kyuhyun hanya bisa memalingkan wajahnya.Menghindari agar ryeowook tak melihat ekspresi wajahnya.Sedikit tersenyum ketika tahu dia benar-benar bodoh melakukan itu.

Berbaik hati ryeowook  segera merebut minuman kyuhyun dan mengulurkan minumannya.”Entah apa yang membuatmu jadi sedikit aneh seperti ini,yang pasti tak usah memaksakan dirimu sendiri.”

“Tak usah sok perhatian padaku!”

“Aku tak sok.Hanya merasa perlu menghargai apa yang sudah di berikan henry pada kita.Sayang kalau kau hanya membuangnya,lebih baik tukaran saja.”

Kyuhyun mendengus kesal.

“Apa kau sedang marah padaku?”tanya ryeowook.

“Seharusnya kau sudah tahu itu sebelum menanyakannya.”

Ryeowook menggelengkan kepalanya.”Tak tahukah kamu bahwa seharusnya akulah yang marah padamu.”ucap ryeowook sambil meninggalkan kyuhyun untuk bergabung dengan teman-temannya yang lain meneruskan latihan mereka.

#########

“Tunggu aku ryeowook-ah!”seru kyuhyun dari belakang tubuh ryeowook ketika pria itu hendak memasuki kamarnya.Ryeowook menghentikan langkahnya dan membiarkan kyuhyun masuk terlebih dahulu ke kamar itu.Memelotot kaget ketika kyuhyun mulai naik ke atas tempat tidur.

“Aku fikir kau kemari hanya untuk mengambil bantal selimutmu saja.”

“Kenapa?apa aku tak boleh berada di sini lagi?”kyuhyun bertanya sambil meletakkan sebuah bantal di bawah kepalanya.

Ryeowook mengangguk.”Tentu saja.Kakakmu sudah tak ada,wajar jika aku menginginkan hakku lagi untuk tidur di tempat tidurku sendiri.Kau tak tahu rasanya seperti apa tidur di bawah.”

“Aku tak pernah menyuruhmu untuk melakukan itu kan?aku kan sudah memintamu untuk tidur bersamaku.”

“Tapi kalau di haruskan memilih tidur di atas tempat tidur bersamamu juga bukan suatu kebaikan untukku.”balas ryeowook kecut membayangkan betapa sesaknya dirinya kemarin,belum lagi di tambah ketakutannya.

“Aku malas tidur sendirian di kamarku.”

“Alasan!bukannya sebelumnya kau sudah terbiasa.”

“Ada yang mau ku bicarakan denganmu.Jadi jangan usir aku.”

Ryeowook menghela nafas.Merasakan tanda-tanda bahwa penderitaannya tidur di bawah belum juga akan usai.

“Apa yang kalian rencanakan?”tanya kyuhyun yang membuat ryeowook bingung tak mengerti.

“Apa maksudmu?”gantian ryeowook yang bertanya.

“Kau…dan kakakku!”

Ryewook terpana.Di seretnya sebuah kursi dan duduk bersandar di situ.Masih terbayang dengan jelas ucapan ahra sebelum dirinya keluar dari kediaman mereka.Ucapan yang hanya di bisikkan kepadanya saja.”Aku titip kyuhyunie.jaga dia dan bantu rencanaku.” Sederet kata yang membuatnya pusing dan merasa sangat marah sekaligus kesal.Kenapa harus dia?sementara dirinya sendiri sudah banyak kesulitan.Heemm…mungkin benar jika ada ungkapan bahwa menolong orang itu tak boleh setengah-setengah,tapi bukannya sudah membantu sedikit itu juga sudah lebih baik,tak perlu membebani seperti itu.

“Aku sedang bertanya padamu!”ucap kyuhyun yang di rasa ryeowook mengagetkan.

“Tidak.Tidak ada apapun.”jawab ryeowook berusaha tenang.

“Kau tahu apa alasan aku marah padamu?itu karena aku sangat yakin ada persengkokolan di antara kalian.”

“Tidak ada kyuhyunie.”

“Apa yang sudah di katakan noona padamu?”

“Aku bilang tak ada.Kenapa kau tak percaya padaku?”

“Karena aku tahu,meski tak jelas.Kau tahu apa yang kami bicarakan sebelumnya?”

Ryeowook menggeleng jujur.Tokh dia memang tak tahu apa-apa.

“Lalu kenapa tiba-tiba saja kemaren kau memberikan telfon victoria untukku.”desak kyuhyun.”Cara itu terlihat sangat jelas,bahkan untuk anak-anak sekalipun.Perkataan noona dan kelakuanmu,semuanya satu garis”

Ryeowook mengangguk.Kyuhyun memang bukan orang bodoh yang tak bisa menyimpulkan apapun dari apa yang dia dengar juga lihat.Tak ada gunanya dia mengelak,ini semua kan juga untuk kyuhyun.Malah tak ada kaitannya sama sekali dengan dirinya.

“Aku akui,dia menyuruhku untuk mendekatkanmu dengan victoria.Aku tak tahu alasan pastinya,dia hanya mengatakan supaya kau bisa menikmati masa mudamu.”

Kyuhyun tertawa sinis dan bangun dari tidurnya.”Sudah ku duga!dan kau mengiakannya?”

“Emmm…”

“Kenapa?”

“Kenapa apanya?”bingung ryeowook.

“Kenapa kau mau melakukannya?”

“Karena aku sahabatmu!”

Kyuhyun tercekat dengan perasaannya sendiri.

“Bukan berarti kalau kau sahabatku,lantas kau bisa seenaknya ikut campur ke dalam hidupku kan?”

Ryeowook terkaget dengan ucapan kyuhyun.

“Kau selalu saja seperti itu.Selalu ingin ikut campur dalam urusanku.”sambung kyuhyun.

Ryeowook mendidih.Dia yang di mintai tolong,dia yang kesulitan,dan sekarang dia juga yang di marahi dngan kata-kata kasar itu.Sungguh tak adil.Kyuhyun tak tahu bahwa bitupun berat untuknya,kyuyun tak tahu bahwa saat ini hatinya sungguh terasa pedih.Kyuhyun tak tahu apapun.

“Kenapa harus dengan victoria?ada banya yeoja kan?aku dan dia hanya bisa sebatas teman.Kalian harus bersedih untuk itu.”

Ryeowook tak sanggup mengatakan apapun.Tangannya tergenggam meredam emosi dan rasa sakitnya sendiri.

“Noona keterlaluan dan kau lebih keterlaluan lagi.Aku benaer-benar tak mengerti.”

“Cukup kyuhyunie….”sentak ryeowook.Matanya nyaris mengeluarkan cairan bening tapi di tahannya.”Aku melakukannya karena aku peduli padamu.”

“Sudah ku katakan,jangan sok peduli padaku.”

“Lalu aku harus bagaimana.Kenyataannya aku benar-benar peduli padamu.Terserah kau terima atau tidak.”balas ryeowook yang di sertai jeritan.

“Bukan begitu caramu peduli padaku.Kau malah makin membuatkan masalah untukku!”teriak kyuhyun tak terima dengan kata peduli tapi kenyataannya tidak sama sekali.”Berhenti melakukannya.Jangan buat aku tergantung padamu.Aku tak suka itu.”lanjut kyuhyun sambil turun dari tempat tidur dan mendekati ryeowook.

“Kau tak suka?baik kalau begitu.”ryeowook bangun dari tempat duduknya dan memandang kyuhyun dengan mata yang nyaris tak bisa melihat.Tertutup air yang menyelimuti kedua bola matanya.”Mulai sekarang aku tak akan melakukan apapun untukmu.Kau puasss…”setelah mengatakan itu ryeowook melangkahkan kakinya berniat pergi.Biarlah.

Kyuhyun tercekat.Sebelum pikirannya mencerna dengan baik,tangannya telah lebih dahulu mencengkram lengan ryeowook dan dengan mudahnya menarik tubuh ryeowook ke dekatnya.Melingkarkan tangannya ke pinggang ryeowook dan menyentuhkan bibirnya ke bibir ryeowook.Menciumnya.Tak memperdulikan apa yang akan terjadi kemudian,hanya menikmati waktu yang ada dan kesempatan yang ada karena ryeowook tak melakukan perlawanan.

TBC….

Iklan

17 responses »

  1. Wua… tambah seruu….
    Salut deh sama author yg bisa bikin cerita yg bagus banget kek gini.
    Bacanya serasa kek nyata ceritanya. Super Junior banget.
    Tapi gara2 cerita ini, tiap lihat kyuwook di MV nya Suju, aku jadi senyum2 sendiri, mbayangin mereka spt di cerita ini.
    Pokoknya di tunggu lanjutannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s