This is love chapter 11

Title:This is love

Chapter:11

Pairing:Kyuwook

Genre:Romance,friendship

Warning:Yaoi fanfiction.If you don’t like please don’read.For kyumin & yewook shipper  sorry.

Sumarry:Hati-hati terhadap satu kata “Sahabat”

0*************0

Kyuhyun keluar dari dalam mobilnya dengan terburu-buru.Setelah di benahinya dandanan aneh yang kali ini di kenakannya,kyuhyun mulai masuk kedalam gedung di hadapannya dengan cepat tapi juga ragu.Untuk yang ke sekian kalinya dia membenarkan kaca mata hitamnya,rambutnya dan kain-kain yang tak jelas yang melekat erat di tubuhnya.Dan untuk ke sekian kalinyaitu juga dia berkata pada dirinya sendiri bahwa tak akan ada yang dapat mengenalinya.

Tapi entah kenapa,perasaan was-was itu terus saja menggerogotinya.Jantungnya bahkan berdebar dengan keras.Ini bahkan lebih sulit daripada ketika untuk pertama kalinya dia harus berkenalan dengan member suju.

Terus-terusan menghela nafas,itu sudah di lakukan sedari lebih satu jam yang lalu.Dan kyuhyun menyesalkan,karena itu tak telalu membantu.

Kyuhyun menggenggam kedua tangannya erat yang terasa gemetaran.Rasanya dia tak sanggup lagi meneruskan langkahnya mengingat bisa sampai di sini dengan selamat saja sudah membuatnya bersyukur.Mengemudi sendiri dengan beban pikiran yang sangat kalut sama sekali tak baik.Apalagi kemampuan menyetirnya juga tak bagitu bagus.Tapi,jika harus menggunakan sopir itu sama saja dengan bunuh diri.

Sampai di depan pintu yang di tujunya,kyuhyun makin mengedarkan pandangannya ke sekeliling.Terus-terusan menggumamkan doa yang hanya membuatnya makin ketakutan.Bibirnya bergetar,makin merasa menyesal kenapa mengambil keputusan ini.Tapi,dia tak sanggup mundur lagi.Sudah terlalu lama dia berfikir sendirian dan itu hanya makin memperburuk perasaannya.Masih banyak yang harus di lakukannya tanpa harus menanggung perasaan menderita itu sendirian.

Berjanji untuk yang terakhir kali,kyuyun menarik nafas dan mengetuk pintu yang sejujurnya sagat di takutinya itu.

############

Kyuhyun tak berani menghitung berapa lama dia bersemayam di gedung mengerikan itu.Yang pasti,saat dia keluar langit malam telah bertambah kelam.Di bukanya pintu mobil dengan kasar dan menutupnya lagi dengan lebih kasar lagi.

Kyuhyun menelungkupkan wajahnya ke setir dan meremas kertas putih yang sedari tadi di pegangnya.Tak merasa baik hanya dengan meremas ,kyuhyun mendongakkan wajahnya dan menyobek kertas itu menjadi serihan kecil dan memasukkannya ke dalam kotak sampah yang ada di mobil.

“Tidak mungkin…”kyuhyun berteriak keras sendirian dan dengan cepat mengemudi mobilnya menuju suatu tempat yang dia sendiri tak  tau.Tak memperdulikan berapa kecepatan mobilnya dan tak memperdulikan sekelilingnya.Yang dia tatap hanya arah depan  mobil,itupun dengan pandangan mata berkabut.

Hanya berharap,kali ini TUHAN memberikan nyawa kedua untuknya,walau dia sendiri tak begitu mengharapnya,merasa sangat frustasi.

Kyuhyun menghentikan mobilnya saat sampai di pinggir sungai han.Di tatapnya lampu-lampu yang terlihat terang.Dengan agak sempoyongan kyuhyun keluar dan mengambil di sudut tempat yang sepi.Tangannya menggenggam erat besi besar di pinggir sungai itu.

Berdiam diri menatap air yang tenang.Merasakan dingin yang sangat menusuk tulangnya.menumpahkan seluruh air mata yang sedari tadi telah menggenang.

“Aku tak mungkin seperti ini.Tak mungkin…”gumamnya miris.Rasanya dia ingin melompat ke dalam air di hadapannya itu kalau tak mengingat ayah,ibu,noona,fansnya,member suju,dan juga seseorang itu.

Tubuh kyuhyun melorot ke bawah dan dia pun memeluk lututnya, merasa sangat sedih dan juga dingin.

###########

“Hyung kau percaya apa yang di katakannya?”eunhyuk bertanya pada leeteuk yang hanya di tanggapi dengan senyuman dari sang malaikat itu.

“Tak semudah itu aku percaya.Aku bukan seorang remaja lagi”leeteuk menjawab sambil mempercepat gerak kakinya.Menyadari seharusnya mereka bisa lebih cepat lagi sebelum menyusahkan banyak orang.Namun langkahnya mendadak terhenti dan sukses membuat eunhyuk yang berjalan di belakangnya menubruknya.

“Hyung…”eunhyuk baru saja akan melayangkan protes ketika tubuhnya juga mendadak terpaku.Tapi tak lama,sepertinya respon eunhyuk jauh lebih baik daripada leeteuk yang hanya terdiam.

“Kyuhyunie…”teriak eunhyuk histeris saat di dapatinya tubuh kyuhyun tergeletak di samping mobilnya.

Teriakan eunhyuk menyadarkan leeteuk,dan dia pun ikut menghampiri eunhyuk yang kini memangku kepala kyuhyun.

“Hyunggg…kyuhyunie pingsan.Bagaimana ini?”sahut eunhyuk dengan setetes airmata menetes di pipinya.Terlalu cepat untuk menangis.

Leeteuk tak menjawab.Di bawanya tubuh lemas kyuhyun di gendongannya dan meninggalkan ruang parkir itu.Walau dengan semburat wajah yang sangat cemas dan juga sambil menghapus air matanya eunhyuk mengerti dengan membantu leeteuk memencet tombol lift dan juga membuka pintu kamar kyuhyun.

“Eunhyuk-ah,panggil yang lain yang ada di sini.Sambil bawakan air minum?”perintah leeteuk yang langsung di iyakan eunhyuk.

Leeteuk mengambil minyak angin yang ada di kotak obat milik kyuhyun dan mendekatkan di depan hidung kyuhyun.Walau berusaha tenang,tapi leeteuk tak mampu merubah raut wajahnya yang nampak sangat cemas.

“Kyuhyunie… bangunlah dongsaeng…”ucap leeteuk pelan.Dan beruntung,dengan sangat perlahan kyuhyun membuka matanya dan menatap leeteuk.

“Hyungg…”gumam kyuhyun lemah.Tak mampu menahan rasa senangnya leeteuk langsung memeluk tubuh dingin kyuhyun.

“Syukurlah…hyung di sini kyuhyunie…”leeteuk juga ikut menggumam.

“Sesak…”

Menyadari tak ada yang mengucapkan kata itu selain kyuhyun,leeteuk melepaskan pelukannya dan terus-terusan meminta maaf.

“Kyuhyunieee…”teriak seseorang dengan nada tinggi sekaligus cemas.Kyuhyun hanya memandangnya dengan malas saat orang itu juga memeluknya erat.Leeteuk yang melihatnya segera memisahkan kedua tubuh orang itu.

“Sudahlah yesungie…kau makin membuatnya sakit”gerutu leeteuk seolah dia juga tak melakukannya tadi.

“Kau kenapa?”tanya yesung sambil menangkupkan kedua tangan kecilnya ke pipi kyuhyun.

Kyuhyun tak menjawab.Malah matanya di pejamkan.

“Teuk hyung ini minumannya!”seru eunhyuk dengan terburu-buru.Leeteuk menerimanya dan perlahan meminumkannya ke mulut kyuhyun yang masih malas membuka matanya.Di ambilnyajuga sebutir obat yang tadi juga sudah di siapkannya cepat.Meski enggan,kyuhyun meminumnya juga.

“Yesung-ah,carikan baju untuk kyuhun.Dia harus ganti baju”sahut leeteuk yang melihat yesung tak berbuat apa-apa.

“Ne hyung”jawab yesung dan segera mengobrak-abrik lemari pakaian kyuhun mencari baju tebal.

“Sungminie kemana?”tanya leeteuk menyadari penghuni satunya lagi dari kamar itu tak ada.

“Dia ke tempat manager hyung.Membicarakan keikut sertaan kami ke suju m.Harusnya aku ikut juga,tapi aku tak bisa, jadi hanya sungmin hyung yang ke sana”eunhyuk membalas sambil membantu yesung mengganti pakaian kyuhyun.

Leeteuk mengangguk-anggukkan kepalanya.”Tapi kita juga harus segera pergi”sahut leeteuk teringat siaran sukira sebentar lagi.

“Aku juga tak mungkin menungguinya”keluh yesung menyela.Leeteuk dan eunhyuk menatap yesung secara bersamaan.Tak usah mengatakan pun mereka berdua sudah tau itu.Kalau mengingat saat ini yesung dengan pakaian rapi dan riasan wajah tebal.

Bertiga mereka menghela nafas.Memikirkan situasi yang di hadapinya.

“Kalau begitu bangunkan donghae saja”kali ini leeteuk memberi ide.

“Hyung tak kasihan sama donghae?dia baru juga pulang dan terlelap.Kondisinya juga tak baik,bagaimana kalau nanti dia malah ketularan”jawab eunhyuk kesal memikirkan keadaan sahabatnya itu.

“Tak mungkin juga mengganggu heechul kan?dia hanya akan menambah buruk”sahut leeteuk ikut kesal.Kalau sudah menyangkut heechul dia tak bisa berbuat banyak.

Eunhyuk  memajukan bibirnya.Tak ada jalan keluar lain selain membangunkan donghae waktu tau tak ada member yang berada di dorm selain yang di sebutkan tadi.Bergegas diapun pergi ke lantai atas.

Sementara itu leeteuk mengelus-elus pipi kyuhyun yang terasa sangat dingin.Yesung juga hanya berdiri bimbang di samping leeteuk.

“Dia kenapa hyung?”tak tahan rasanya yesung untuk tak bertanya setelah tadi tak juga mendapatkan jawaban.

“Aku juga tak tahu.Aku hanya menemukannya di parkiran dengan keadaan seperti ini”

Yesung terdiam.Berusaha menerka-nerka sendiri.

“Belakangan ini cuaca tak baik.Kau juga harus hati-hati yesung-ah,jangan sampai kau juga sakit seperti kyuhyunie”nasihat leeteuk tanpa melepaskan pandangan dari kyuhyun.

“Aku tahu hyung”balas yesung singkat.

Leeteuk menoleh saat mendengar langkah kaki mendekat.Dan benar saja eunhyuk telah datang,tapi tak membawa donghae melainkan ryeowook.

“Kau ada di sini ryeowook-ah?”leeteuk bertanya tak percaya.Leeteuk sangat tahu tadi ryeowook tak ada di dorm.

“Dia baru pulang hyung”justru eunhyuklah yang menjawabnya.

“Iya.Aku baru pulang dan hyung sudah menyeretku ke sini”gerutu ryeowook tak terima.”Memangnya ada apa sich hyung?”

“Kami bisa titip kyuhyun?dia sakit dan tak ada yang menjaganya”tanya leeteuk sekaligus menjelaskan.

Ryeowook melotot dan buru-buru mendekati kyuhyun yang terbaring dari tadi.

“Memangnya tak ada hyung lain yang bisa menjaganya?”tanya ryeowook jengah.Rasanya dia terlalu sering menjaga kyuhyu dech.Dan ketiga orang di hadapannya hanya menggelengkan kepalanya.

“Apa boleh buat”sahut ryeowook pasrah.

“Kau memang dongsaeng baik.Kami tenang kalau kyuhyun kau yang merawat”kata yesung sambil menghampiri ryeowook dan mencium pipinya yang membuat ryeowook dengan segera mengusap-usap pipinya.

“Aku tak tahu sungmin pulang jam berapa.Tapi kalau dia sudah pulang kau bisa meninggalkan kyuhyun dan beristirahatlah”kali ini leeteuk yang menimpali dang mengacak-acak rambut ryeowook.

Tak ada yang bisa  ryeowook perbuat selain mengangguk dan menatap kepergian hyung-hyungnya dengan agak kesal.

“Beginilah nasip jadi yang muda,bawaannya di suruh-suruh melulu”ryeowook mulai menggerutu dan menyentuhkan tangannya ke kening kyuhyun.

“Kau ini senang sekali kalau sakit”ucap ryeowook sambil merapikan selimut kyuhyun.

“Aku mendengarmu ryeowook-ah”perlahan kyuhyun memandang ryeowook dengan sayu.Matanya memerah dan bengkak.Bibirnya pun sangat pucat membuat ryeowook sangat prihatin.

“Mana yang sakit?apa kau merasa pusing?”ryeowook makin mendekat ke arah kyuhyun yang hanya nampak seolah membisikkan sesuatu.

“Dinginnnn…”kyuhyun mencoba bangkit dan berniat duduk tapi langsung di cegah ryeowook.

“Untuk apa kau bangun.Tidurlah…”ryeowook membatu ketika di melihat sebutir aimata lolos begitu saja dari mata kyuhyun.

“Kau kenapa?”ryeowook bertanya dengan sangat cemas.

“Aku ingin duduk”kyuhyun berucap lemah.Merasa tak ada guna membantah kyuhyun,ryeowook pun membantu kyuhyun agar bisa duduk dengan meletakkan bantal ke punggung kyuhyun sebagai senderan.

“Katakan padaku.Kau kenapa bisa seperti ini?”

“Dingin ryeowook-ah…”kyuhyun memandang ryeowook.Yang justru malah membuat ryeowook makin panik di landa kecemasan.

“Ryeowook-ah…tolong aku.Dingin…”

Segera ryeowook mengambil selimut pink sungmin dan berniat menambahkan ke tubuh kyuhyun yang juga telah berselimut.Tapi  kyuhyun yang hanya menggeleng-gelengkan kepala membuat ryeowook menghentikan niatnya.

‘Tolonggg…peluk aku ryeowook-ah,dinginnn….”kyuhyun memohon dengan mata yang jika setiap orang melihatnya hanya akan merasa tak tega.

Meski tak mengerti dan juga ragu ryeoowok menurutinya sebelum pikiran-pikiran buruknya datang dan membuatnya menjadi orang kejam.

Ryeowook ikut masuk bersembunyi di balik selimut dan memeluk kyuhyun erat.Ryeowook mampu merasakan tubuh menggigil dan dingin kyuhyun.

Kyuhyun meletakkan dagunya di bahu ryeowook dan merasakan sedikit kehangatan dari tubuh mungil itu.Kedua tangannya di satukan di belakang tubuh ryeowook  dan mulai menangis terisak.

“Ada apa kyuhyunie…”

“Dinginnn ..ryeowook-ah…hatiku… dingin!kepalaku sangat pusing…aku takut…aku salah”ucap kyuhyun terbata-bata.

Ryeowook tak kuasa mendengarnya.Tanpa sadar dia juga ikut menangis.Rasanya sangat perih dan menyakitkan melihat kyuhyun seperti ini.Anak yang di kenalnya sangat jail menjadi semenyedihkan ini.Kalau saja dia bisa,ryeowook rela menggantikan kyuhyun.Dia tahu,saat ini kyuhyun tak sekedar sakit.Dia dapat merasakan tekanan yang di hadapi dongsaengnya itu.

‘Tak apa-apa,menangislah lebih keras lagi.Berbagilah denganku”ucap ryeowook mencoba menenangkan sekaligus menghibur.

Kyuhyun  makin mengeratkan pelukannya yang tanpa di sadari olehnya ,ryeowook nyaris tak bisa merasakan udara lagi di sekelilingnya.Tapi ryeowook hanya membiarkan dan mulai menepuk-nepuk punggung kyuhyun pelan.

“Kalau bisa pejamkan matamu.Kau harus istirahat”Ryeowook membawa tubuh kyuhyun berbaring supaya kyuhyun bisa sedikit meronggakan ikatan tangan di tubuhnya.Kyuhyun menurut,walau merasakan pening ketika harus menggerakkan lagi kepalanya.

“Jangan pergi…”lagi-lagi kyuhyun hanya bisa berkata lirih.Ryeowook mengangguk dan ganti mengelus rambut kyuhyun yang kini bersembunyi di antara leher dan dadanya.

Ryeowook terus-terusan menyisipkan tangannya di antara rambut kyuhyun sampai menyadari kyuhyun telah terlelap cepat.Mungkin akibat pengaruh obat yang di minumkan leeteuk tadi.Dengan sangat perlahan dan hati-hati ryeowook menyingkirkan tangan kyuhyun dan menjauhkan tubuhnya.

Masih dengan perlahan ryeowook turun dari tempat tidur dan meregangkan otot-ototnya terasa sangat kaku.Ryeowook mengelus pipi kyuhyun dan tersenyum.’Sampai kapan kau akan terus menjadi bayi seperti ini”

“Jangan sakit kyuhyunie…kau membuatku ikut merasa sakit.Aku sangat menyayangimu”ryeowook menyibakkan poni kyuhyun dan mencium keningnya.Dapat di rasakan tak ada kehangatan di sana dan itu membuat ryeowook kembali meneteskan air mata.

Ryeowook berlalu menggeret sofa panjang dan mengambil selimut sungmin.Menyandarkan tubuhnya sambil tetap  memperhatikan kyuhyun kalau anak itu melakukan gerakan.Tanpa di sadari olehnya diapun memejamkan matanya,refleksi dari tubuh lelahnya.Untuk sementara mengabaikan bahwa seharusnya dia tak boleh terlalu terlelap.

Dan begitulah,semua berjalan tanpa di sadari oleh ryeowook.Dia terbangun saat merasakan guncangan yang cukup keras di badannya.

“Ryeowook-ah…bangunlah…”dapat di dengarnya secara samar-samar suara sungmin.Ryeowook mengusap matamya berulang kali dan memutuskan untuk bangun.Di lihatnya sungmin yang berdiri di sampingnya untuk selanjutnya mengambil selimut ryeowook dan melipatnya.

“Kenapa kau tak tidur di tempat tidurku saja?”tanya sungmin heran.

“Aku berniat menunggumu hyung…tak bermaksud untuk tidur”balas ryeowook sembari melayangkan pandangan ke arah kyuhyun yang masih tertidur.

“Biarkan saja dia dulu.Kenapa lagi anak itu?”sungmin kembali bertanya saat menyadari kalau pikiran ryeowook sekarang mengarah ke kyuhyun.

“Entahlah…dia semalam pingsan”kali ini ryeowook berdiri dan melihat ke arah jarum jam.Baru jam 7 pagi.”Hyung tak pergi lagi kan?”

Sungmin menggeleng.”Aku harus banyak mempersiapkan untuk keberangkatan kita ke china”

Ryeowook menganggukkan kepalanya.”Kalau begitu aku bisa meninggalkan kyuhyunie kan?aku ingin jalan-jalan sebentar”

“Kau seharusnya banyak-banyak istirahat juga ryeowook-ah.Jangan berkeliaran terus.Lagipula,kau ingin pergi sendiri saja?kalau ada apa-apa bagaimana?ingat…baru beberapa hari yang lalu kau kesleo”cerocos sungmin tanpa henti.Rasanya dia memang harus sedikit crewet sama dongsaengnya itu,mengingat ryeowook bukanlah orang yang bisa berhati-hati.

“Aku juga tak pergi jauh hyung…hanya sekitar apartemen saja kok”sahut ryeowook dengan sedikit  malas.

“Kau bahkan belum mandi…”protes sungmin lagi.

“Nanti saja hyung…”balas ryeowook berusaha untuk tak berteriak.

Sebenarnya tak ada yang benar-benar ingin ryeowook lakukan,makanya dia memilih untuk keluar.Sekedar menghirup udara pagi dan mendapatkan sinar matahari yang jujur saja jarang di dapatnya.Kakinya di langkahkan dengan pelan menyusuri jalanan.Menatap beberapa orang yang telah beraktifitas.Sementara fikirannya sama sekali tak tertuju pada apa yang di lihatnya.

Ada banyak hal yang menumpuk di otaknya tanpa bisa di urainya.Dan ada banyak masalah yang sangat menganggunya.

Ryeowook berhenti di antara beberapa orang yang sedang berdiri di sana.Hanya berdiam diri dan membiarkan angin pagi menghamburkan rambutnya.Bayangan kyuhyun memaksanya untuk memikirkannya lagi.

Sekian lama dia telah bersama dengan kyuhyun.Segala watak,sifat dan apapun itu nyaris tak satupun yang tak dia tahu.Kalaupun ada sedikit yang mengganggu pikirannya kyuhyun pasti akan berlarian mencarinya dan bicara dengannya.Tapi sekarang?Dan hanya karena satu kejadian,semuanya berubah total.Kyuhyun mulai menyimpan banyak rahasia kepadanya.Itu membuat ryeowook merasa sangat tak biasa.

Ryeowook mengusap rambutnya acak.Merasa sangat kesal jika harus terus-terusan berfikir tentang kyuhyun tanpa mengerti apa yang terjadi pada anak itu.Tangan ryeowook tergerak mengambil hpnya dan memencet asal.Mendadak senyum lebar muncul begitu saja dari bibirnya.

“Bodoh…kenapa tak terfikir olehku dari dulu sich”ucap ryeowook pada dirinya sendiri.Ryeowook segera menghubungi seseorang yang seharusnya bisa membantunya keluar dari masalah.

“Ne…ini ryeowookie”ryeowook memulai percakapan ketika seseorang yang di seberang sana sudah mengangkat telfonnya.Tak berapa lama kemudian mereka terlibat sebuah perdebatan yang cukup panjang.Ryeowook bukanlah orang yang ahli untuk berdebat,tapi yang pasti untuk saaat ini dia harus menang.Tokh ini lebih bukan untuknya sendiri,tapi untuk orang itu juga.

“Sampai jumpa di china.Hubungi aku jika kau sudah di sana.Aku sendiri yang akan menjemputmu.Anneyeong.”senyum sumringah tak sedikitpun hilang dari bibir ryeowook walau tadi sempat terganti dengan ketegangan.Suara riangnya menembus keramaian dengan sebuah lagu yang di nyanyikannya.

Dengan sedikit berlari ryeowook kembali menuju apartemen.Merasa tak sabar untuk memberitahukan kabar gembira yang di terimanya.

“Ryeowook-ah,kau darimana saja?”yesung menyapanya saat berpapasan di depan ruang makan lantai 11.

“Oh…cuma dari luar sebentar hyung”

“Ikutlah makan bersama mereka.Tang lain sudah makan tadi”sahut yesung sambil menunjuk ke arah tiga orang yang mengelilingi meja makan.

Ryeowook hanya menganguk sambil menatap punggung yesung yang menjauh darinya.Sepertinya hendak ke kamarnya.

“Donghae hyung di sini?”ryeowook bertanya pada donghae yang sedang memasukkan sendok penuh makanan ke mulutnya.

“Emm…manager hyung mengirimi kita banyak makanan enak sebagai pesta perpisahan kita”balas donghae segera setelah menelan makanannya.

“Itu berlebihan hyung…kita kan cuma sebentar meninggalkan korea”protes ryeowook merasa aneh dengan ucapan donghae.

“Sebentar sich sebentar,tapi kalau cuma meninggalkan 4 orang aggota di korea itu memang harus di di buat seperti perpisahan”suara heechul menggema di antara mereka.Sejenak heechul melihat ke arah kyuhyun yang hanya duduk diam sambil manyun.

“Dia kenapa?”tanya heechul tak jelas pada siapa tapi sangat jelas siapa yang di maksud.

“Dia tak mau makan.Katanya tak enak badan”jawab sungmin mengisyaratkan kekesalan.Karena memang dari tadi dia mati-matian memaksa kyuhyun untuk makan tapi tak di turuti.

Mau tak mau ryeowookpun ikut memandang kyuhyun.”Kyuhyunie… makanlah”ryeowook ikut membujuk.Tapi kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya dan memainkan sendoknya.

“Kalaupun kau sedang tak enak badan kau harus tetap makan kyuhyunie”lagi…ryeowook melancarkan serangan.Di rebutnya sendok kyuhyun untuk menyendok beberapa makanan dan mengarahkan ke mulut kyuhyun.

“Aku tak mau…”

“Aku juga bukan meminta,tapi memerintah kyhyunie”ryeowook makin memaksa dan berhasil memasukkan makanan itu ke mulut kyuhyun.Tentu saja dengan cara yang sama sekali tak baik.

“Ryeowookie yang manis akan berubah jadi sangat menakutkan kalau  memaksa orang sakit untuk makan”gumam donghae.

“Aku juga sangat tau itu”balas heechul mengiyakan.Beberapa saat kemudian tawa donghae dan heechul benar-benar terdengar sangat mengganggu.

“Kyuhyunie…kau tenang saja ,aku sudah memanggil malaikat penolong untukmu”ujar ryeowook sambil tetap berusaha memaksa kyuhyun menelan makanannya.

“Untuk apa aku perlu malaikat penolong?siapa?”balas kyuhyun.

“Ada banyak alasan kau membutuhkannya.Kau stress sendiri.Itu tak baik…”

Kyuhyun mendesis.Sungmin pun hanya diam.Mengerti ada banyak hal yang tak di ketahuinya.

“Apa kau bercanda?baru kemarin aku pergi ke neraka dan kau sekarang mengatakan  telah memanggil malaikat untukku?”

Ryeowook terlihat berfikir sebentar.”Memangnya kau kemarin ke mana sich?kenapa juga bisa sampai pingsan?”ryewook tak tahan untuk tak bertanya.

Kyuhyun mendesah pelan.”Ke suatu tempat yang seumur hidup tak pernah terfikir olehku untuk pergi ke sana.Tempat yang aku fikir bisa membantuku tapi ternyata…tidak sama sekali…”ujar kyuhyun mengabaikan tatapan tak sabar heechul.

“Kau bicaralah lebih jelas lagi”donghae menyela.

“Tak ada.Hanya seperti itu saja.Aku akan mengemasi pakaianku”kyuhyun bangkit berdiri sebelum bisa di cegah.

“Yach….kyuhyunie….habiskan dulu makanmu…”

tbc…

Iklan

13 responses »

  1. Kenapa si Kyu?
    Sakit lagi …
    Hobi’ny nih anak sakit yaa
    evil yg hobi sakit
    wkwkwk …
    Mungkin kalo dia ga sakit, anak” SJ ga da kerjaan lain selain kerjaan rutin mereka
    wkwkwk …
    *enak’ny jadi magnae*
    aku tunggu terus lanjutan’ny loh chingu
    hehehe …
    Hwaiting ^o^

  2. Author, daebak!
    Bikin penasaran bgt kyu kemana, kenapa, tadi kertas apa, diapain sm orang??
    Kyu sampe dingin, pingsan2 gitu?

    Ditunggu next chapnya!!

  3. Sebenernya agak bingung di chap ini, kyu abis kemana ‘-‘?
    Tapi kerasa bgt nyeseknya jadi kyu , kayanya wook masih blm ada rasa sama kyu u.u
    Lanjut ke next chapt….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s